batampos - Proyek animasi Komarong menjadi salah satu bukti berkembangnya industri kreatif Tanah Air yang mulai mendapat perhatian di tingkat internasional.
Karya ini tidak hanya mengedepankan kualitas visual, tetapi mengangkat nilai budaya lokal sebagai identitas utama dalam ceritanya.
Komarong merupakan karya Ida Bagus Aditya P. Wardana dan Gilang Bhagaskara. Proyek animasi ini digarap oleh Infinite Studios Batam berkolaborasi dengan Kementerian Kebudayaan RI.
Komarong menjadi serial animasi yang akan tayang di Indonesiana.TV setiap hari Senin - Rabu (09.00 WIB) dan Selasa - Kamis (11.00 WIB - 17.00 WIB).
Komarong mengisahkan tentang petualangan Komang dan Barong untuk melindungi Nusantara dari sesuatu yang besar. Serial memperlihatkan kekayaan narasi dan visual lokal yang memukau.
Baca Juga: Sekuel Tangled Batal Diproduksi, The Walt Disney Company Pilih Fokus pada Proyek Lain
Serial ini memperkenalkan budaya Indonesia kepada para generasi muda. Komarong menggunakan latar, bahasa, dan kehidupan yang berlatarkan Indonesia.
Komarong menjadi salah satu intellectual property (IP) asli Indonesia. Komarong menjadi bukti bahwa kreator lokal mampu bersaing dengan animasi luar negeri yang selama ini mendominasi pasar.
Komarong berangkat dari program Akselerasi Kreatif (AKTIF) dari Kementerian Ekonomi Kreatif. Program dirancang mendorong lahirnya IP lokal yang tidak hanya kreatif, tetapi memiliki nilai komersial dan potensi ekspor.
Kementerian Ekonomi Kreatif juga menilai bahwa karya - karya animasi lokal memiliki potensi besar dengan kekayaan cerita, budaya, dan keberagaman yang dimiliki Indonesia.
Komarong juga memiliki media sosial seperti, Instagram @komaronguniverse dan TikTok @komaronguniverse.
Komarong bisa disaksikan di aplikasi Indonesiana.TV dengan memperlihatkan petualangan Komang, Barong, Celuluk, dan Merta dalam melawan Kalageni yang ingin memusnahkan dunia.(*)
Editor : Juliana Belence