batampos - Air fryer telah menjadi salah satu peralatan dapur favorit karena mampu memasak makanan lebih praktis dengan sedikit atau tanpa minyak. Namun, masih banyak pengguna yang bertanya-tanya apakah aluminium foil aman digunakan di dalam air fryer.
Jawabannya adalah ya, tetapi harus digunakan dengan cara yang benar. Jika dipasang sembarangan, aluminium foil justru dapat mengganggu proses memasak hingga berpotensi menimbulkan risiko keselamatan.
Cara Kerja Air Fryer
Air fryer bekerja layaknya oven konveksi berukuran kecil. Elemen pemanas menghasilkan udara panas yang kemudian disirkulasikan dengan cepat oleh kipas ke seluruh ruang memasak.
Sirkulasi udara inilah yang membuat makanan matang merata dan menghasilkan tekstur renyah tanpa perlu direndam dalam minyak seperti proses menggoreng konvensional.
Karena mengandalkan aliran udara panas, keranjang air fryer dirancang memiliki lubang-lubang agar panas dapat mengelilingi makanan dari berbagai sisi.
Mengapa Aluminium Foil Bisa Menjadi Masalah?
Aluminium foil sebenarnya tidak berbahaya jika digunakan dengan benar. Masalah muncul ketika foil menutupi seluruh dasar keranjang atau menghalangi ventilasi udara.
Jika aliran udara terhambat, panas tidak dapat bersirkulasi secara optimal sehingga makanan bisa matang tidak merata atau kurang renyah.
Selain itu, aluminium foil yang tidak dipasang dengan baik berisiko terangkat oleh hembusan udara panas hingga menyentuh elemen pemanas.
Cara Aman Menggunakan Aluminium Foil di Air Fryer
Agar tetap aman, perhatikan beberapa hal berikut:
- Jangan menutupi seluruh keranjang atau lubang ventilasi air fryer.
- Pastikan aluminium foil dijepit atau diberi beban oleh makanan agar tidak terbang.
- Jangan biarkan foil menyentuh elemen pemanas.
- Selalu ikuti petunjuk penggunaan dari produsen air fryer.
- Hindari menggunakan aluminium foil untuk makanan yang sangat asam, seperti tomat atau buah jeruk, karena dapat memicu reaksi dengan aluminium.
Apakah Aluminium Bisa Masuk ke Dalam Makanan?
Banyak orang khawatir aluminium dapat berpindah ke makanan saat dipanaskan.
Menurut para ahli, perpindahan zat aluminium bergantung pada beberapa faktor, seperti jenis makanan, suhu, lama pemanasan, dan kondisi kontak antara makanan dengan aluminium foil.
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengevaluasi bahan yang bersentuhan dengan makanan berdasarkan tingkat migrasi dan paparan yang mungkin terjadi. Oleh karena itu, pengguna disarankan mengikuti petunjuk penggunaan aluminium foil maupun manual air fryer.
Kapan Aluminium Foil Sebaiknya Digunakan?
Aluminium foil sangat membantu saat memasak makanan yang menghasilkan banyak cairan atau bumbu.
Beberapa contoh makanan yang cocok menggunakan aluminium foil antara lain:
- Ayam berbumbu atau chicken tikka.
- Paneer tikka.
- Seekh kebab.
- Ikan berbumbu yang mengeluarkan banyak cairan.
Penggunaan foil juga memudahkan proses pembersihan karena tetesan minyak atau bumbu tidak langsung mengotori keranjang air fryer.
Aluminium foil aman digunakan di sebagian besar air fryer, selama dipasang dengan benar dan tidak mengganggu sirkulasi udara panas.
Foil sebaiknya tidak menutup seluruh keranjang, tidak menyentuh elemen pemanas, serta harus tetap tertahan oleh makanan agar tidak terangkat saat proses memasak berlangsung.
Dengan mengikuti petunjuk penggunaan dari produsen air fryer dan aluminium foil, Anda dapat memanfaatkan foil sebagai alat bantu memasak tanpa mengurangi performa maupun keamanan alat. (*)
Editor : Putut Ariyo