
batampos – Kehadiran smartphone telah mengubah cara manusia belajar, berkomunikasi, hingga menyelesaikan berbagai aktivitas sehari-hari. Berbagai informasi kini dapat diakses hanya dalam hitungan detik melalui perangkat yang selalu berada di genggaman.
Namun, di balik kemudahan tersebut, sejumlah keterampilan hidup yang dulu dianggap penting perlahan mulai ditinggalkan. Generasi yang tumbuh sebelum era smartphone terbiasa mengandalkan kemampuan berpikir, membaca, hingga bernavigasi tanpa bantuan teknologi.
Menurut laporan YourTango yang dikutip pada Selasa (4/8), ada sejumlah keterampilan dasar yang kini semakin jarang dikuasai generasi muda, meski sebenarnya masih memiliki manfaat besar bagi perkembangan otak, kreativitas, dan kemampuan berpikir kritis.
Berikut enam di antaranya.
1. Menulis Tangan dengan Rapi dan Membaca Huruf Sambung
Sebelum komputer dan perangkat digital menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, tulisan tangan merupakan keterampilan yang sangat penting. Murid dituntut memiliki tulisan yang rapi dan mampu membaca maupun menulis huruf sambung (cursive).
Kini, sebagian besar aktivitas belajar telah beralih ke perangkat digital. Pada tahun ajaran 2021–2022, sekitar 96 persen sekolah negeri di Amerika Serikat dilaporkan telah menyediakan perangkat digital bagi siswanya.
Padahal, berbagai penelitian menunjukkan bahwa menulis tangan membantu perkembangan otak, meningkatkan daya ingat, serta melatih koordinasi motorik, terutama pada anak usia dini. Kemampuan membaca tulisan sambung juga tetap berguna karena masih banyak dokumen dan arsip lama yang ditulis menggunakan gaya tersebut.
2. Membaca Buku untuk Kesenangan
Sebelum media sosial dan layanan streaming mendominasi waktu luang, membaca buku menjadi salah satu hiburan favorit banyak anak dan remaja.



