Chungha Ungkap Kisah Kakek yang Terlibat Perjuangan Kemerdekaan Korea

jpg • Dipublikasikan Rabu, 9 September 2026 | 16:16 WIB
Riasan mocha mousse Chungha sedang viral di Korea Selatan. (YouTube @MBCkpop)
Riasan mocha mousse Chungha sedang viral di Korea Selatan. (YouTube @MBCkpop)

batampos – Penyanyi K-pop Chungha mengungkap kisah keluarganya yang berkaitan dengan sejumlah periode penting dalam sejarah Korea Selatan.

Mantan anggota grup I.O.I tersebut mengatakan kakek dari pihak ibunya, Kim Yong Geun, pernah terlibat dalam gerakan kemerdekaan Korea ketika negara tersebut berada di bawah pendudukan Jepang.

Tak hanya itu, sang kakek juga disebut pernah bertugas dalam Perang Korea serta berpartisipasi dalam Gerakan Demokratisasi 18 Mei.

"Kakek saya ikut serta dalam gerakan kemerdekaan, bertugas di Perang Korea, dan juga berpartisipasi dalam Gerakan Demokratisasi 18 Mei," ujar Chungha, seperti dikutip dari Allkpop.

Pengungkapan tersebut memberikan sisi lain dari sosok Chungha yang selama ini lebih dikenal melalui kiprahnya sebagai penyanyi dan performer di industri K-pop.

Chungha Pelajari Sejarah Korea

Hubungan keluarganya dengan sejarah Korea membuat Chungha tidak hanya mengetahui kisah tersebut melalui cerita keluarga.

Ia disebut mempelajari sejarah Korea secara lebih mendalam hingga memperoleh sertifikasi sebagai bagian dari upayanya memahami perjalanan sejarah negaranya.

Bagi Chungha, sejarah tersebut memiliki makna personal karena berkaitan langsung dengan keluarganya.

Kisah sang kakek juga memperlihatkan latar belakang berbeda dari perjalanan karier Chungha yang selama ini identik dengan musik, koreografi, album, dan penampilan panggung.

Perjalanan Chungha Bersama I.O.I

Nama Chungha mulai dikenal luas setelah mengikuti program survival Produce 101 pada 2016.

Melalui hasil pemungutan suara penonton, Chungha terpilih menjadi salah satu anggota I.O.I. Grup proyek tersebut kemudian menjalani aktivitas sebagai salah satu girl group populer pada masanya.

Chungha menjadi salah satu anggota yang dikenal memiliki kemampuan menari dan performa panggung yang kuat.

Setelah aktivitas I.O.I berakhir, ia melanjutkan karier sebagai penyanyi solo.

Sukses sebagai Penyanyi Solo

Karier solo membawa Chungha membangun identitasnya sendiri di industri musik Korea Selatan.

Selain kemampuan vokal, kekuatan Chungha terletak pada kemampuan menari dan membawakan koreografi. Sejumlah lagu seperti Roller Coaster, Gotta Go, Snapping, dan Bicycle turut memperkuat popularitasnya.

Kemampuan tari menjadi salah satu ciri khas penampilannya. Chungha juga dikenal menguasai berbagai teknik tari, termasuk waacking, yang menjadi bagian dari karakter performanya.

Kisah Keluarga Chungha Jadi Sorotan

Pengungkapan mengenai Kim Yong Geun muncul ketika sejarah keluarga sejumlah figur publik Korea Selatan tengah mendapat perhatian masyarakat.

Salah satu kasus yang menjadi perbincangan adalah aktris Ha Young, yang sebelumnya menceritakan sejarah keluarganya dalam program televisi Problem Child in House.

Ha Young mengungkap bahwa kakek buyutnya, Ahn Sang Ho, pernah membuka klinik bergaya Barat di Hanyang dan disebut memberikan perawatan kepada Kaisar Gojong.

Namun, setelah program tersebut ditayangkan, muncul laporan mengenai latar belakang Ahn Sang Ho dan dugaan keterkaitannya dengan Daejeong Chinmokhoe, organisasi yang dikaitkan dengan kelompok pro-Jepang pada masa pendudukan Korea.

Perdebatan mengenai sejarah keluarganya kemudian disebut berdampak terhadap sejumlah aktivitas Ha Young di industri hiburan.

Berbeda dengan kontroversi tersebut, kisah yang disampaikan Chungha justru menyoroti keterlibatan anggota keluarganya dalam sejumlah peristiwa penting dalam sejarah modern Korea.

Warisan Sejarah di Balik Karier Chungha

Kisah Kim Yong Geun memberikan dimensi baru terhadap sosok Chungha di mata publik.

Di balik perjalanan kariernya dari peserta Produce 101, anggota I.O.I, hingga menjadi solois, terdapat sejarah keluarga yang membuatnya memiliki hubungan personal dengan perjalanan bangsa Korea.

Bagi Chungha, mempelajari sejarah keluarga bukan sekadar mengenal leluhur, tetapi juga menjadi cara untuk memahami bagian dari perjalanan sejarah Korea Selatan yang diwariskan dari generasi ke generasi. (*)

Editor : Putut Ariyo
Chungha Kim Yong Geun IOI korea selatan k-pop