batampos- Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2025/2026 untuk jenjang pendidikan Sekolah Menengah Atas (SMA) telah dibuka. Seluruh sekolah SMA mulai gencar membuka pendaftaran untuk menerima murid baru di Sekolah masing-masing.
Begitu juga dengan SMA Negeri 1 Singkep, mulai dari tanggal 11 hingga 14 Juni 2025 lalu telah membuka pendaftaran secara online. Tidak butuh waktu lama, dengan waktu lebih kurang empat hari tersebut kuota yang telah disiapkan sudah terpenuhi.
Kepala SMA Negeri 1 Singkep, Lexminander, menyampaikan bahwa pihak sekolah telah menerima 252 siswa baru sesuai kuota yang tersedia.
"Alhamdulillah, tahun ini proses SPMB berjalan baik dan lancar. Kuota 252 siswa yang kami tetapkan, masing-masing 36 siswa dalam tujuh rombel, telah terpenuhi," ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (17/6).
Ia menjelaskan bahwa meskipun jumlah pendaftar melebihi kuota, beberapa siswa dialihkan ke sekolah lain yang lebih dekat dengan domisili mereka.
“Ada belasan siswa dari luar daerah seperti Karimun, Jambi, dan beberapa wilayah di Lingga yang kami arahkan ke sekolah terdekat. Ini agar prinsip zonasi atau domisili tetap diterapkan secara adil,” jelas Lexminander.
Untuk jalur penerimaan tahun ini, SMA Negeri 1 Singkep membuka empat jalur, yaitu domisili, prestasi (akademik dan non-akademik), afirmasi bagi siswa kurang mampu, dan mutasi orang tua. Menurutnya, jalur-jalur ini tidak berbeda jauh dari tahun sebelumnya, namun lebih ditekankan pada domisili aktual siswa.
“Dulu istilahnya zonasi, sekarang jadi jalur domisili. Jadi kalau ada siswa yang tinggalnya dekat, kita prioritaskan. Jangan sampai yang dekat tidak diterima, sementara yang jauh justru diterima. Itu yang berpotensi menimbulkan indikasi pungli atau praktik tidak adil,” tegasnya.
Ia juga menegaskan bahwa seluruh proses pendaftaran dilakukan secara gratis dan diawasi ketat agar tidak terjadi pungutan liar.
“Kami tidak memungut biaya sepeser pun. Ini sudah saya tekankan ke semua panitia dan guru, karena kami tidak ingin ada celah untuk praktik pungli dalam bentuk apa pun,” tegasnya lagi. (*)
Editor : Tunggul Manurung