Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Pasokan Tersendat, Sejumlah Pedagang Sembako Tutup Lapak Sementara di Pasar Dabo Singkep

Vatawari BP • Senin, 12 Januari 2026 | 16:30 WIB

Warga saat belanja kebutuhan dapur di Pasar Fanindo, Tanjunguncang, Batam.
Warga saat belanja kebutuhan dapur di Pasar Fanindo, Tanjunguncang, Batam.

Batampos -  Sejumlah pedagang di Pasar Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, terpaksa menutup sementara lapak dagangan mereka akibat pasokan barang kebutuhan pokok yang tak kunjung datang. Kondisi ini dipicu belum beroperasinya kapal Roro rute Tungkal–Dabo Singkep yang menjadi jalur utama distribusi barang.

Pantauan di lapangan, terlihat beberapa meja lapak pedagang kosong dan tidak beroperasi. Stok barang dagangan, khususnya sayur-mayur, dilaporkan mulai menipis hingga habis.

Barang kebutuhan pokok yang dijual pedagang di Lingga umumnya dipasok dari Kota Batam dan Jambi. Namun, karena suplai dari Batam belum dapat dilakukan, pedagang mengandalkan pasokan dari Jambi.

Baca Juga: Harga Bahan Pokok Berbeda-beda, Pemkab Anambas Perketat Pengawasan Pasar

Sayangnya, hingga saat ini kapal Roro rute Tungkal–Dabo Singkep belum beroperasi, sehingga distribusi barang dari Jambi terkendala. Akibatnya, sejumlah komoditas seperti cabai, bawang, kentang, wortel, dan kol mulai langka di pasaran.

Salah satu pedagang, Ranisah, mengatakan beberapa pedagang terpaksa menghentikan sementara aktivitas jual beli karena stok barang telah habis.

“Beberapa teman pedagang ada yang tutup sementara karena barang dagangan sudah habis. Barang yang saya jual ini juga stok lama,” ujar Ranisah, Senin (12/1/2026).

Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran akan potensi kelangkaan bahan pokok jika pasokan tidak segera kembali normal. (*)

 

Editor : Chahaya Simanjuntak
#Pasokan Sembako Tersendat #Pasar Dabo Singkep