Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Puluhan Karung Diduga Limbah B3 Terdampar di Pantai Dungun Lingga

Vatawari BP • Minggu, 8 Februari 2026 | 16:00 WIB
Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lingga bersama aparat Desa dan masyarakat Belungkur mengumpulkan karung-karung diduga berisi limbah B3 di Pantai Dungun, Sabtu (7/2). F. Djoko Wiyono untuk Batam Pos
Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lingga bersama aparat Desa dan masyarakat Belungkur mengumpulkan karung-karung diduga berisi limbah B3 di Pantai Dungun, Sabtu (7/2). F. Djoko Wiyono untuk Batam Pos

batampos – Dugaan pencemaran lingkungan kembali mencuat di wilayah pesisir Kepulauan Riau. Puluhan karung yang diduga berisi limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) ditemukan terdampar di Pantai Dungun, Desa Belungkur, Kecamatan Lingga Utara, Kabupaten Lingga.

Karung-karung tersebut pertama kali ditemukan warga pada Jumat (6/2/2026). Meski masih dalam kondisi tertutup rapat, dari dalam karung tampak rembesan cairan menyerupai minyak berwarna hitam yang menimbulkan kekhawatiran masyarakat.

Temuan itu membuat warga resah dan mempertanyakan asal-usul karung tersebut. Dugaan pun mengarah pada kemungkinan keterkaitan dengan kasus serupa yang sebelumnya ditemukan di wilayah Kabupaten Bintan.

Kepala Desa Belungkur, Arif Rafandi, membenarkan adanya laporan warga terkait temuan tersebut. Pihak desa, kata dia, langsung berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lingga untuk melakukan penanganan awal.

“Kami sudah melaporkan ke DLH agar segera dilakukan pengecekan langsung di lokasi, untuk memastikan asal-usul dan kandungan karung tersebut, termasuk potensi bahayanya bagi warga dan ekosistem laut,” ujarnya.

Kepala DLH Kabupaten Lingga, Djoko Wiyono, saat dikonfirmasi membenarkan penemuan puluhan karung di Pantai Dungun. Hingga Minggu (8/2), sekitar 40 karung telah berhasil diamankan.

“Sekitar 40 karung sudah kami amankan. Namun masih ada karung lain yang tersebar di sepanjang bibir pantai. Kami sudah meminta kepala desa dan warga untuk mengumpulkan seluruh sisanya,” kata Djoko.

Dalam pengecekan awal di lokasi, petugas DLH juga menemukan dua ekor bangkai penyu yang terdampar di sekitar area penemuan karung.

“Pada saat bersamaan ditemukan dua ekor bangkai penyu. Dugaan awal, isi karung mengarah pada limbah B3, namun kepastiannya masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium,” jelasnya.

Untuk penanganan lanjutan, DLH Kabupaten Lingga akan menyurati Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau serta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

“Senin (9/2) kami akan menyurati Pemprov Kepri dan Kementerian LHK untuk tindak lanjut terhadap temuan ini,” ujarnya.

Sambil menunggu arahan lebih lanjut, DLH Lingga akan melakukan pemeriksaan lanjutan guna memastikan kandungan zat di dalam karung-karung tersebut serta potensi dampaknya terhadap lingkungan pesisir. (*)

Editor : M Tahang
#limbah b3