Sama seperti pada orang dewasa, berjemur di pagi hari membantu bayi memproduksi vitamin D. Vitamin ini sangat penting untuk kesehatan tulang dan gigi bayi, karena membantu penyerapan kalsium dan fosfor.
Pada bayi yang kekurangan vitamin D, risiko terkena rakhitis (penyakit tulang yang menyebabkan kelainan bentuk tulang bisa meningkat. Berikut lima manfaat berjemur di pagi hari bagi bayi, dan dampaknya.
Manfaat Berjemur di Pagi Hari untuk Bayi
1. Mencegah dan Mengatasi Kuning pada Bayi
Berjemur juga dipercaya efektif untuk membantu menurunkan kadar bilirubin pada bayi yang mengalami penyakit kuning (ikterus neonatorum). Penyakit kuning disebabkan oleh akumulasi bilirubin (zat kuning dalam darah), yang biasanya dikeluarkan oleh tubuh melalui proses metabolisme.
Paparan sinar matahari membantu mempercepat pemecahan bilirubin sehingga bayi bisa lebih cepat pulih.
2. Mendukung Perkembangan Sistem Imun
Sinar matahari pagi memiliki manfaat dalam mendukung sistem imun bayi. Vitamin D yang diperoleh dari berjemur membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh, melindungi bayi dari berbagai infeksi dan penyakit.
3. Menyehatkan Kulit Bayi
Berjemur singkat di pagi hari juga dapat membantu menjaga kesehatan kulit bayi. Sinar matahari membantu mengeringkan ruam atau iritasi ringan yang sering terjadi pada bayi. Namun, penting untuk memastikan waktu berjemur tidak terlalu lama agar tidak menyebabkan iritasi atau kerusakan kulit akibat sinar UV yang berlebihan.
4. Meningkatkan Kualitas Tidur Bayi
Paparan sinar matahari di pagi hari membantu mengatur ritme sirkadian bayi, yaitu siklus alami tidur dan bangun. Dengan terpapar sinar matahari pagi, tubuh bayi akan lebih baik dalam mengenali waktu siang dan malam, sehingga pola tidur mereka menjadi lebih teratur.
5. Mendukung Perkembangan Otak
Vitamin D yang dihasilkan dari sinar matahari pagi tidak hanya penting untuk tulang, tetapi juga untuk perkembangan otak bayi. Penelitian menunjukkan bahwa kadar vitamin D yang cukup pada bayi dan anak-anak dapat mendukung perkembangan kognitif dan motorik mereka.
Dampak Negatif Berjemur jika Tidak Dilakukan dengan Benar
Meskipun banyak manfaatnya, berjemur harus dilakukan dengan cara yang aman untuk menghindari dampak negatif. Berikut adalah beberapa risiko berjemur yang berlebihan atau tidak aman:
- Risiko Terkena Luka Bakar
Kulit bayi sangat sensitif terhadap sinar matahari. Jika terlalu lama terpapar sinar UV, terutama setelah pukul 10 pagi, bayi bisa mengalami luka bakar matahari (sunburn), yang bisa menyebabkan iritasi, kemerahan, bahkan kulit melepuh.
- Dehidrasi
Bayi bisa lebih cepat kehilangan cairan tubuh jika berjemur terlalu lama, terutama jika cuaca sangat panas. Ini bisa menyebabkan dehidrasi pada bayi, yang dapat ditandai dengan mulut kering, kurangnya produksi urine, dan rewel.
- Risiko Kanker Kulit
Paparan sinar matahari yang berlebihan, bahkan pada usia dini, dapat meningkatkan risiko terkena kanker kulit di masa mendatang. Oleh karena itu, penting untuk melindungi bayi dari sinar matahari yang terlalu terik dan berbahaya. (*)
Editor : Ichwanul Fazmi