Di Karimun, Kepulauan Riau, telur setengah matang disajikan dengan kecap asin, dan taburan lada putih. Roti panggang, dan kopi atau teh panas biasanya menjadi teman hidangan telur setengah masak.
Makanan ini sering disebut “telur setengah masak ala kopitiam” dan telah menjadi bagian penting dari budaya sarapan khas di Karimun. Hampir di setiap kopiam, terdapat menu hidangan telur setengah masak.
Meski banyak variasi dalam cara penyajian, kesamaannya terletak pada keyakinan akan manfaat kesehatan. Berikut beberapa manfaat makan telur setengah masak bagi kesehatan:
- Kaya Protein Berkualitas Tinggi
Telur setengah matang mengandung protein yang mudah dicerna, penting untuk perbaikan jaringan tubuh dan pembentukan otot. Satu butir telur mengandung sekitar 6 gram protein, yang memenuhi sekitar 12% dari kebutuhan harian orang dewasa. - Sumber Kolin
Kolin adalah nutrisi penting yang berperan dalam perkembangan otak, fungsi saraf, dan kesehatan hati. Dalam telur setengah matang, kolin lebih terjaga dan bermanfaat untuk memori dan fungsi kognitif. - Mengandung Vitamin dan Mineral Penting
Telur setengah matang memiliki beragam vitamin seperti vitamin D, B6, B12, serta mineral penting seperti selenium dan zinc, yang penting untuk sistem kekebalan tubuh. - Mendukung Kesehatan Mata
Kandungan antioksidan lutein dan zeaxanthin pada telur bermanfaat untuk kesehatan mata. Kedua antioksidan ini membantu mencegah degenerasi makula dan kerusakan mata akibat penuaan. - Mendukung Pembentukan Energi dan Metabolisme
Vitamin B12, riboflavin, dan fosfor yang terkandung dalam telur setengah matang membantu tubuh memproduksi energi dan mendukung metabolisme. - Mengandung Lemak Sehat
Telur setengah matang mengandung lemak sehat, termasuk omega-3, yang bermanfaat untuk kesehatan jantung dan menurunkan risiko inflamasi.
Meski memiliki banyak manfaat, konsumsi telur setengah matang harus diperhatikan karena risiko infeksi bakteri seperti Salmonella. Untuk mengurangi risiko ini, pastikan telur yang digunakan segar dan berasal dari sumber terpercaya. (*)
Editor : Ichwanul Fazmi