Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Tujuh Alasan Mengapa Pare Dianjurkan bagi Penderita Diabetes

Chahaya Simanjuntak • Kamis, 28 November 2024 | 12:05 WIB

Buah pare yang kaya nutrisi dan vitamin C dipercaya mampu mencegah risiko terkena kanker.
Buah pare yang kaya nutrisi dan vitamin C dipercaya mampu mencegah risiko terkena kanker.
ILUSTRASI sayur pare.

batampos - Pare ( Momordica charantia) atau dikenal juga sebagai bitter melon merupakan satur yang terkenal atas rasa pahitnya. Sayur hijau ini kaya manfaat kesehatan.

Dokter Zaidul Akbar dalam sejumlah resepnya menyebutkan, salah satu manfaat paling menonjol sayur pare adalah kemampuannya membantu mengelola kadar gula darah, yang membuatnya sangat dianjurkan bagi penderita diabetes.

Berikut tujuh alasan mengapa pare dianjurkan dikonsumsi oleh mereka penderita diabetes, yakni:

1. Kaya akan Senyawa Hipoglikemik

Pare mengandung senyawa aktif seperti charantin, vicine, dan polipeptida-p yang dikenal memiliki efek hipoglikemik. Senyawa ini membantu menurunkan kadar gula darah dengan cara meningkatkan metabolisme glukosa dalam tubuh.

Charantin terbukti memiliki kemampuan meningkatkan sensitivitas insulin, sehingga membantu tubuh menggunakan gula darah secara lebih efektif.

2. Meningkatkan Produksi Insulin

Pare mengandung senyawa yang merangsang pankreas memproduksi lebih banyak insulin. Hal ini sangat bermanfaat bagi penderita diabetes tipe 2 yang biasanya memiliki masalah dengan produksi insulin.

Konsumsi jus pare secara teratur dalam porsi kecil untuk mendukung fungsi pankreas.

3. Mengurangi Resistensi Insulin

Resistensi insulin adalah kondisi di mana tubuh tidak merespons insulin dengan baik, sehingga gula darah sulit dikontrol. Pare membantu mengurangi resistensi insulin, sehingga tubuh dapat mengatur kadar gula darah lebih optimal.

Studi menunjukkan, mengonsumsi pare secara rutin dapat membantu menurunkan HbA1c, indikator pengelolaan gula darah jangka panjang.

4. Rendah Kalori dan Karbohidrat

Pare sangat rendah kalori dan karbohidrat, sehingga aman untuk penderita diabetes yang harus menjaga pola makan. Kandungan seratnya yang tinggi juga membantu memperlambat penyerapan glukosa di usus, sehingga mencegah lonjakan gula darah setelah makan.

Masukkan pare ke dalam menu harian, seperti dalam tumisan atau sup, untuk manfaat maksimal tanpa mengganggu asupan kalori.

5. Mengurangi Risiko Komplikasi Diabetes

Pare memiliki sifat antioksidan yang membantu melindungi tubuh dari kerusakan akibat stres oksidatif. Ini penting bagi penderita diabetes yang berisiko tinggi mengalami komplikasi seperti penyakit jantung atau kerusakan saraf.

Antioksidan dalam pare juga membantu meningkatkan kesehatan pembuluh darah dan mencegah peradangan.

6. Mudah Diolah untuk Konsumsi Harian

Pare dapat diolah dalam berbagai cara, seperti direbus, ditumis, atau dijadikan jus. Bagi mereka yang kurang menyukai rasa pahitnya, pare bisa direndam terlebih dahulu dalam air garam untuk mengurangi rasa pahit tanpa menghilangkan manfaatnya.

Hindari mengolah pare dengan banyak minyak atau gula agar manfaatnya tetap maksimal.

7. Dukungan dari Medis dan Riset

Beberapa penelitian telah menunjukkan efektivitas pare dalam mengontrol kadar gula darah. Bahkan, di beberapa negara, ekstrak pare digunakan sebagai suplemen alami untuk penderita diabetes. Meski begitu, penggunaannya sebaiknya tetap dalam pengawasan dokter untuk menghindari efek samping atau interaksi dengan obat. (*)

 

Editor : Chahaya Simanjuntak
#kesehatan #manfaat pare #pare #diabetes