Ketika berkunjung ke Moro, tidak lengkap rasanya jika tidak membawa pulang oleh-oleh unik yang mencerminkan keunikan daerah ini. Berikut adalah tiga oleh
-oleh khas Kecamatan Moro yang paling populer di kalangan wisatawan.
- Kerupuk Ikan Moro
Salah satu oleh-oleh khas yang paling diminati dari Kecamatan Moro adalah kerupuk ikan. Dibuat dari ikan tenggiri maupun ikan parang segar hasil tangkapan nelayan setempat, kerupuk ini memiliki rasa gurih alami yang sulit ditemukan di tempat lain.
Ciri Khas
- Bahan baku segar: Ikan yang digunakan berasal langsung dari perairan sekitar Moro, menjadikannya memiliki cita rasa yang lebih autentik.
- Tekstur renyah: Kerupuk ini terkenal dengan kerenyahannya yang pas, cocok sebagai camilan atau pelengkap makanan.
Tips Membeli
Kerupuk ikan Moro biasanya dijual dalam kemasan plastik yang tahan lama, sehingga cocok untuk oleh-oleh perjalanan jauh. Anda bisa membelinya di pasar tradisional atau toko oleh-oleh di Kecamatan Moro.
- Ikan Asin Moro
Ikan asin dari Kecamatan Moro menjadi oleh-oleh yang populer berkat kualitas ikan yang digunakan. Dengan metode pengasinan tradisional, ikan asin Moro memiliki rasa khas yang tidak terlalu asin namun tetap lezat.
Jenis Ikan Asin
Beberapa jenis ikan asin yang sering dijadikan oleh-oleh:
- Ikan teri: Cocok untuk campuran nasi goreng atau sambal.
- Ikan tamban: Biasanya digoreng kering dan disajikan sebagai lauk.
Keunggulan
- Proses pengolahan tradisional: Ikan dijemur di bawah sinar matahari tanpa bahan pengawet tambahan, menjadikannya lebih sehat.
- Aroma khas laut: Membawa kelezatan masakan khas Melayu.
Tips Penyimpanan
Simpan ikan asin di tempat kering atau dalam wadah kedap udara untuk menjaga kualitasnya selama perjalanan.
- Kue Bangkit Moro
Kue bangkit adalah salah satu camilan tradisional Melayu yang juga menjadi favorit oleh-oleh dari Kecamatan Moro. Terbuat dari tepung sagu, santan, dan gula, kue ini memiliki tekstur yang lembut dan lumer di mulut.
Keistimewaan Kue Bangkit Moro
- Rasa autentik: Kue ini memiliki aroma harum dari santan segar dan vanili.
- Variasi rasa: Selain rasa original, kini tersedia kue bangkit dengan rasa pandan dan durian, yang menjadi favorit wisatawan.
Kue bangkit biasanya banyak diproduksi menjelang hari besar seperti Lebaran, namun Anda tetap dapat menemukannya di beberapa toko oleh-oleh sepanjang tahun.
Jadi, jangan lupa membawa pulang salah satu (atau semuanya) saat berkunjung ke Moro untuk dibagikan kepada keluarga dan teman! (*)
Editor : Ichwanul Fazmi