Perbedaan Rambut Rontok Normal dan Tidak Normal, Kapan Anda Harus Khawatir?
Chahaya Simanjuntak• Jumat, 11 Juli 2025 | 12:33 WIB
ILUSTRASI rambut rontok.
Batampos - Rambut rontok adalah fenomena umum yang dialami hampir setiap orang. Namun, tidak semua rambut rontok dianggap normal. Lalu, bagaimana membedakan antara rambut rontok yang masih dalam batas wajar dan yang menjadi tanda masalah kesehatan?
Berikut penjelasannya seperti dikutip dari Verywell Health, yakni:
Secara medis, kerontokan antara 50 hingga 100 helai rambut per hari masih tergolong normal. Ini merupakan bagian dari siklus pertumbuhan alami rambut yang terdiri dari empat fase utama:
- Anagen (pertumbuhan)
- Catagen (transisi)
- Telogen (istirahat)
- Exogen (rontok)
Menurut sumber dari Verywell Health, setiap helai rambut akan melalui siklus ini dan akhirnya rontok untuk digantikan dengan rambut baru. Kerontokan ini biasanya tersebar merata dan tidak menyebabkan penipisan nyata pada kulit kepala.
Nah, rambut rontok dikategorikan tidak normal jika:
- Kehilanganlebih dari 150 helai per hari
- Rontok dalam gumpalan besar
- Terjadi penipisan signifikan, terutama di bagian depan atau atas kepala
- Muncul bercak botak
- Rambut terasa lebih tipis saat dikuncir (ponytail test)
Beberapa jenis kerontokan rambut yang tidak normal antara lain:
1. Telogen Effluvium
Kerontokan akibat stres fisik atau emosional, operasi, demam tinggi, atau perubahan hormon pasca melahirkan. Biasanya terjadi 2-3 bulan setelah pemicu dan dapat pulih dalam beberapa bulan.
2. Alopecia Areata
Kondisi autoimun yang menyebabkan rambut rontok dalam bentuk bercak bulat di kulit kepala atau bagian tubuh lain.
3. Anagen Effluvium
Rambut rontok mendadak akibat kerusakan folikel selama fase pertumbuhan. Umumnya disebabkan oleh kemoterapi atau paparan bahan kimia beracun.
4. Traction Alopecia
Kerontokan karena tarikan terus-menerus akibat gaya rambut yang terlalu ketat seperti kuncir kuda, kepang, atau hair extension.
Apabila Anda mengalami kerontokan jenis ini, Anda seharusnya khawatir dan memeriksakannya. (*)