Batampos - Perut buncit karena bloating seringkali membuat tidak nyaman dan mempengaruhi rasa percaya diri. Bloating terjadi akibat penumpukan gas di dalam saluran pencernaan yang menyebabkan perut terasa penuh dan kencang.
Berikut tiga penyebab utama perut kembung atau bloating yang sering terjadi, seperti dikutip dari Mayo Clinic, yakni:
- Pola Makan yang Tidak Tepat
Konsumsi makanan tertentu dapat memicu produksi gas berlebih di saluran pencernaan. Makanan seperti kacang-kacangan, brokoli, kol, dan minuman bersoda dikenal sebagai penyebab utama bloating. Selain itu, makan terlalu cepat atau mengunyah permen karet juga bisa membuat Anda menelan lebih banyak udara, yang akhirnya menyebabkan perut terasa kembung.
- Intoleransi Makanan
Bloating juga bisa disebabkan oleh intoleransi terhadap jenis makanan tertentu, seperti laktosa atau gluten. Tubuh yang tidak mampu mencerna zat-zat ini dengan baik akan memicu fermentasi di usus, menghasilkan gas berlebih yang membuat perut terasa buncit. Jika Anda sering mengalami bloating setelah makan makanan tertentu, penting untuk memeriksakan diri ke dokter.
- Kondisi Kesehatan Tertentu
Beberapa kondisi kesehatan seperti sindrom iritasi usus besar (IBS), konstipasi, atau gangguan pencernaan lainnya bisa menjadi penyebab bloating. Perubahan hormonal pada wanita, seperti saat menjelang menstruasi, juga bisa memicu perut terasa kembung.
Lantas bagaimana cara mengatasinya? Sebaiknya perbaiki pola makan Anda. Hindari makanan yang memicu gas atau kenali karakter tubuh khususnya usus, apakah intoleran terhadap jenis makanan tertentu atau tidak.
Selain itu, hidrasi tubuh yang cukup. Minumlah air putih minimal delapan gelas per hari. (*)
Editor : Chahaya Simanjuntak