Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Benarkah Labu Bisa Menurunkan Gula Darah? Ini Penjelasannya!

Ichwanul Fazmi • Kamis, 17 April 2025 | 09:05 WIB

ILUSTRASI. Buah labu kuning memiliki efek menurunkan kadar glukosa darah.
ILUSTRASI. Buah labu kuning memiliki efek menurunkan kadar glukosa darah.
batampos - Labu kuning selama ini dikenal sebagai bahan makanan yang lezat, lembut, dan sering hadir dalam menu harian masyarakat Indonesia. Tapi ternyata, di balik kesederhanaannya, labu kuning menyimpan potensi besar untuk membantu mengontrol gula darah, lho!

Bahkan, beberapa penelitian dan pengobatan tradisional sudah mulai melirik labu sebagai pangan fungsional bagi penderita diabetes. Tapi, seberapa benarkah klaim ini? Yuk, kita bahas secara ilmiah dan praktis!

Kandungan Gizi Labu Kuning yang Mendukung

Dalam setiap 100 gram labu kuning, terdapat:

Yang menarik, labu juga punya indeks glikemik yang rendah hingga sedang. Artinya, konsumsi labu tidak akan langsung memicu lonjakan kadar gula darah secara drastis—berbeda dengan makanan tinggi gula sederhana.

Studi Ilmiah yang Mendukung

Beberapa studi yang dilakukan, terutama di Asia, menunjukkan bahwa ekstrak dari labu kuning dan labu oriental (jenis Cucurbita moschata) memiliki efek menurunkan kadar glukosa darah dalam uji coba hewan laboratorium. Hal ini diduga berkat senyawa bioaktif dalam labu seperti:

Cara Labu Membantu Mengontrol Gula Darah

  1. Meningkatkan Sensitivitas Insulin

Kandungan fitokimia dalam labu seperti flavonoid dan beta-karoten berperan dalam meningkatkan kerja insulin dan membantu sel-sel tubuh menyerap glukosa dengan lebih efisien.

  1. Menstabilkan Penyerapan Gula

Serat dalam labu memperlambat penyerapan gula di usus, sehingga mencegah lonjakan glukosa yang tajam setelah makan.

  1. Mengurangi Stres Oksidatif

Kadar gula tinggi bisa menyebabkan kerusakan sel akibat radikal bebas. Antioksidan dalam labu membantu menangkal dampak buruk ini.

Bagaimana Cara Mengonsumsinya?

Untuk mendapat manfaat maksimal bagi gula darah, labu sebaiknya dikonsumsi dengan cara:

Hindari konsumsi labu dalam bentuk olahan manis seperti kolak atau kue jika Anda memiliki diabetes atau prediabetes.

Apakah Labu Bisa Gantikan Obat Diabetes?

Tidak. Labu bisa menjadi pendukung alami dalam gaya hidup sehat untuk mengontrol kadar gula darah, tetapi bukan pengganti obat-obatan medis. Jika kamu memiliki diabetes, sebaiknya tetap berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi sebelum menjadikan labu sebagai bagian rutin diet harian.

Jadi, benar bahwa labu memiliki potensi untuk membantu menurunkan atau menstabilkan gula darah, terutama jika dikonsumsi secara tepat dan seimbang. Dengan kandungan serat, antioksidan, dan indeks glikemik yang relatif rendah, labu layak masuk daftar makanan ramah diabetes. Namun ingat, gaya hidup sehat dan konsultasi medis tetap menjadi kunci utama dalam pengelolaan kadar gula darah. (*)

Editor : Ichwanul Fazmi
#kesehatan #labu