Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Perbedaan Imunitas Alami dan Imunitas Buatan Dalam Tubuh, Kapan Imunitas Buatan Dibutuhkan?

Chahaya Simanjuntak • Rabu, 30 April 2025 | 21:15 WIB

Petugas memberikan vaksin polio kepada anak warga perumahan Cendana di Posyandu Cendana, Sabtu (27/7).
Petugas memberikan vaksin polio kepada anak warga perumahan Cendana di Posyandu Cendana, Sabtu (27/7).

Batampos – Imunitas tubuh merupakan sistem pertahanan penting yang menjaga kita dari berbagai ancaman penyakit. Namun, tidak semua bentuk kekebalan tubuh berasal dari proses alami. Dunia medis mengenal dua jenis utama imunitas, yaitu imunitas alami dan imunitas buatan. Keduanya memainkan peran berbeda namun sama-sama vital dalam melindungi tubuh dari infeksi dan gangguan kesehatan serius.

Imunitas alami adalah pertahanan tubuh yang terbentuk secara alami dalam tubuh. Terbagi dua, yakni:

  1. Imunitas Bawaan (Innate Immunity)

Merupakan perlindungan dasar sejak lahir. Contohnya adalah kulit sebagai penghalang fisik, lendir di saluran napas, dan sel darah putih yang langsung melawan patogen umum.

  1. Imunitas Adaptif Alami (Natural Adaptive Immunity)

Terbentuk setelah seseorang terinfeksi penyakit secara langsung, misalnya setelah sembuh dari flu atau cacar air. Tubuh kemudian membentuk memori imun untuk melawan patogen yang sama jika menyerang kembali di masa depan.

Kemudian bagaimana dengan imunitas buatan? Yaitu kekebalan yang diperoleh melalui intervensi medis, seperti vaksinasi atau pemberian antibodi. Terdapat dua jenis utama:

  1. Imunitas Aktif Buatan

Didapat dari vaksinasi, yang merangsang tubuh untuk membentuk antibodi dan sel memori tanpa harus mengalami penyakitnya. Contohnya vaksin COVID-19, vaksin DPT, atau vaksin hepatitis.

  1. Imunitas Pasif Buatan

Didapat dari pemberian antibodi instan, seperti serum imunoglobulin. Biasanya diberikan dalam situasi darurat ketika tubuh belum sempat membentuk kekebalan sendiri, seperti setelah terpapar virus rabies.

Lalu, kapan imunitas buatan dibutuhkan? Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC) dan World Health Organization (WHO), imunitas buatan sangat penting dan dibutuhkan dalam beberapa kondisi berikut:

Jadi, baik Imunitas alami dan buatan sama-sama penting dalam menjaga kesehatan tubuh. (*)

Editor : Chahaya Simanjuntak
#kesehatan #perbedaan imunitas alami dan buatan #vaksin #imunitas buatan #imunitas alami