Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Perbedaan Jahe Merah dan Jahe Putih, Mana yang Paling Manjur?

Chahaya Simanjuntak • Senin, 5 Mei 2025 | 20:03 WIB

ILUSTRASI. Jahe merah.
ILUSTRASI. Jahe merah.

Batampos -  Jahe dikenal sebagai salah satu tanaman herbal yang kaya manfaat. Namun, ternyata ada beberapa jenis jahe. Di Indonesia, kerap ditemui jahe merah dan jahe putih atau jahe biasa. Keduanya memiliki karakteristik dan khasiat yang berbeda. Lalu, mana yang paling manjur?

  1. Jahe Merah: Rasa Paling Pedas, Kandungan Zat Aktif Tinggi

Jahe merah  atau Zingiber officinale var rubrum dikenal dengan warna kulit dan daging rimpangnya yang kemerahan serta aroma yang lebih tajam. Kandungan minyak atsiri dan gingerol pada jahe merah tergolong tinggi, menjadikannya pilihan utama untuk pengobatan herbal.

Manfaat utama:

Menurut penelitian dari Balai Penelitian Tanaman Obat dan Aromatik (Balittro), jahe merah memiliki kandungan gingerol yang lebih tinggi dibandingkan jenis jahe lainnya, sehingga efek antiinflamasi dan antioksidannya lebih kuat.

  1. Jahe Putih (Jahe Gajah): Ukuran Besar, Rasa Lebih Ringan

Jahe putih atau jahe gajah  atau Zingiber officinale var. officinarum memiliki ukuran rimpang lebih besar dengan warna kulit putih kekuningan. Jahe ini biasa digunakan sebagai bumbu dapur karena rasa pedasnya yang lebih ringan.

Manfaat utama:

Meski tidak sekuat jahe merah dalam hal terapeutik, jahe putih tetap memiliki kandungan antioksidan dan efek antimikroba yang cukup baik. Cocok dikonsumsi sehari-hari untuk menjaga stamina.

Jika berbicara soal manjur dari sisi khasiat kesehatan, jahe merah unggul berkat kandungan senyawa bioaktif yang tinggi. Jahe ini sangat efektif untuk terapi peradangan, meningkatkan imunitas, hingga detoksifikasi tubuh. Namun, untuk keperluan harian seperti campuran teh atau masakan, jahe putih bisa menjadi pilihan. (*)

Editor : Chahaya Simanjuntak
#tanaman herbal #jahe merah #Jahe biasa