Batampos - Kecombrang atau bunga honje selain terkenal sebagai bumbu dapur khas yang memberi cita rasa unik pada masakan Nusantara, juga bisa ditanam menjadi bunga hias yang mempercantik pekarangan rumah.
Tanaman ini tumbuh subur di daerah tropis dan sangat cocok ditanam di Indonesia. Sangat mudah menanamnya. Tidak perlu banyak median dan perawatan.
Berikut panduan praktis menanam dan merawat kecombrang di rumah, baik untuk kebutuhan dapur maupun sebagai tanaman hias, seperti dikutip dari Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat (Balittro), Kementerian Pertanian RI, yakni:
1. Pilih Lokasi yang Tepat
Kecombrang menyukai tempat yang terkena sinar matahari langsung, tetapi juga toleran terhadap tempat semi-teduh. Tanaman ini bisa tumbuh baik di dataran rendah maupun tinggi. Pastikan lokasi tanam memiliki drainase yang baik agar tidak tergenang air.
Baca Juga: Pelaku Eksebisionisme Beraksi di Nongsa
2. Siapkan Media Tanam yang Subur
Gunakan tanah yang gembur, kaya bahan organik, dan memiliki pH netral hingga agak asam sekitar 5,5–6,5. Campurkan tanah dengan kompos atau pupuk kandang untuk hasil yang lebih optimal.
3. Tanam dengan Rimpang
Kecombrang lebih sering ditanam dengan cara vegetatif, yaitu menggunakan rimpang (akar batang). Pilih rimpang sehat yang sudah memiliki mata tunas. Tanam rimpang dengan kedalaman sekitar 5–10 cm dan jarak antar tanaman sekitar 1 meter, karena tanaman ini bisa tumbuh cukup besar.
4. Penyiraman dan Pemupukan
Kecombrang perlu disiram secara rutin, terutama pada musim kemarau. Namun, hindari tanah terlalu basah. Lakukan pemupukan organik setiap bulan agar pertumbuhannya tetap optimal dan cepat berbunga.
5. Perawatan dan Panen
Tanaman kecombrang biasanya mulai berbunga setelah 6–12 bulan. Bunga kecombrang dapat dipanen saat masih kuncup dan digunakan dalam berbagai masakan seperti sambal, arsik, atau pepes. Selain bunga, batang mudanya atau yang dikenal dengan rias juga bisa dimanfaatkan sebagai sayuran.
6. Manfaat Tambahan Kecombrang
Selain sebagai bumbu dapur, kecombrang juga dipercaya memiliki khasiat antioksidan dan antimikroba. Aromanya yang khas juga membuat tanaman ini sering dijadikan sebagai tanaman hias tropis di taman rumah. (*)
Editor : Chahaya Simanjuntak