Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Benarkah Petai Cina Baik untuk Kesehatan, Mitos atau Fakta?

Ichwanul Fazmi • Rabu, 21 Mei 2025 | 10:10 WIB

ILUSTRASI. Petai cina yang memiliki segudang khasiat bagi kesehatan.
ILUSTRASI. Petai cina yang memiliki segudang khasiat bagi kesehatan.
batampos - Petai cina (Leucaena leucocephala), atau lamtoro, sering dianggap tanaman liar yang tumbuh sembarangan di pinggir jalan atau lahan kosong.

Belakangan ini, tanaman ini mulai menarik perhatian karena disebut-sebut memiliki berbagai manfaat kesehatan. Pertanyaannya: apakah benar petai cina baik untuk kesehatan, atau hanya sekadar mitos belaka?

Yuk, kita bahas secara ilmiah dan objektif—mana yang mitos, mana yang fakta!

Sekilas Tentang Petai Cina

Petai cina adalah tanaman leguminosa yang mudah tumbuh di daerah tropis. Daunnya kecil dan majemuk, dengan buah berupa polong panjang berisi biji kecil-kecil. Tanaman ini dikenal tahan banting, bisa tumbuh di tanah kering, dan memiliki kemampuan mengikat nitrogen yang memperkaya tanah.

Tapi di luar manfaat lingkungan, banyak yang meyakini bahwa tanaman ini punya khasiat kesehatan. Benarkah?

Fakta: Mengandung Zat Gizi dan Senyawa Bioaktif

Kaya Antioksidan

Daun dan biji petai cina mengandung senyawa bioaktif seperti flavonoid, tanin, dan saponin. Senyawa ini dikenal memiliki efek antioksidan yang membantu melindungi tubuh dari radikal bebas penyebab berbagai penyakit degeneratif.

Menurunkan Gula Darah

Beberapa penelitian awal menunjukkan bahwa ekstrak daun atau biji petai cina dapat membantu menurunkan kadar glukosa dalam darah, menjadikannya potensial sebagai pendukung terapi diabetes. Meski demikian, ini masih perlu penelitian klinis lebih lanjut pada manusia.

Melancarkan Pencernaan

Kandungan serat pada daun petai cina dapat membantu melancarkan buang air besar dan menjaga kesehatan saluran cerna.

Mengatasi Cacingan (Tradisional)

Secara tradisional, biji petai cina digunakan sebagai obat cacing alami karena dipercaya mampu membasmi parasit usus. Ini sudah lama dipraktikkan di banyak daerah, meski efektivitasnya secara medis belum sepenuhnya dibuktikan.

Mitos atau Perlu Hati-hati?

Bisa Beracun Jika Berlebihan

Biji petai cina mengandung mimosin, senyawa alami yang bersifat toksik bila dikonsumsi dalam jumlah besar dan terus-menerus. Gejalanya bisa berupa rambut rontok, gangguan hormon, dan gangguan pencernaan. Oleh karena itu, konsumsi biji petai cina harus diolah terlebih dahulu (misalnya dengan perendaman atau pemanasan) agar aman dikonsumsi.

Tidak Bisa Menyembuhkan Penyakit Secara Instan

Meski memiliki khasiat, petai cina bukan obat utama untuk penyakit serius. Ia hanya bersifat pendukung atau preventif. Jadi, klaim bahwa petai cina bisa menyembuhkan segala penyakit adalah mitos. (*)

Editor : Ichwanul Fazmi
#mitos #Petai Cina