Cara Menanam dan Merawat Tanaman Kecombrang Sumber Asam Cekala di Rumah
Chahaya Simanjuntak• Kamis, 10 Juli 2025 | 21:40 WIB
ILUSTRASI tanaman kecombrang atau honje.
Batampos - Tanaman kecombrang atau Etlingera elatior juga dikenal sebagai kantan atau honje di beberapa daerah. Merupakan tanaman tropis yang tidak hanya indah secara visual, tetapi juga kaya manfaat.
Selain digunakan sebagai tanaman hias, kecombrang sangat populer sebagai bahan masakan tradisional. Seluruh bagian dari tanaman ini berfungsi mulai dari batang, daun, bunga, hingga buahnya yang dikenal sebagai asam cekala.
Menanam kecombrang di rumah bisa menjadi pilihan cerdas bagi pecinta tanaman dan kuliner lokal.
Berikut panduan lengkap cara menanam dan merawat tanaman kecombrang secara praktis, yakni:
1. Pilih Bibit Berkualitas
Bibit kecombrang bisa diperoleh dari:
Pembagian rumpun akar dari tanaman dewasa
Potongan batang rimpang yang sehat
Pastikan rimpang berwarna cerah, tidak busuk, dan memiliki tunas yang aktif.
2. Gunakan Media Tanam yang Subur
Kecombrang menyukai tanah gembur dan lembab, kaya bahan organik. 20% pasir atau sekam bakar untuk porositas
3. Pilih Lokasi Tanam yang Terkena Sinar Matahari
Tanaman ini butuh cahaya matahari langsung minimal 5 jam per hari. Namun, juga dapat tumbuh baik di tempat yang agak teduh dengan kelembaban tinggi.
4. Teknik Penanaman
Gali lubang sedalam 20–30 cm
Masukkan bibit/rimpang ke dalam lubang
Timbun dan padatkan
Siram secukupnya
Lakukan penyiraman teratur, 1–2 kali sehari, terutama saat musim kemarau. Pastikan tanah tetap lembab tapi tidak becek. Setelah tumbuh, pangkas daun dan batang yang kering secara rutin untuk merangsang pertumbuhan tunas baru dan menjaga tanaman tetap sehat.
Kecombrang bisa mulai dipanen setelah 6–8 bulan sejak penanaman. Bunga muda bisa langsung dipotong untuk digunakan dalam:
Sambal kecombrang
Sayur asam
Bumbu arsik
Infused water herbal
Menanam kecombrang di rumah bukan hanya memperindah taman, tapi juga memberikan nilai tambah dari sisi kuliner dan kesehatan. Tanaman ini mudah dirawat, tahan lama, dan memiliki banyak manfaat. (*)