Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Ikat Rambut Terlalu Kencang, Ini 10 Penyebab Lain dari Rambut Rontok yang Sering Diabaikan

Chahaya Simanjuntak • Kamis, 10 Juli 2025 | 22:07 WIB

ILUSTRASI seorang Perempuan mengalami rambut rontok.
ILUSTRASI seorang Perempuan mengalami rambut rontok.

Batampos - Rambut rontok merupakan masalah yang sering dianggap sepele, namun bisa menjadi pertanda kondisi kesehatan yang lebih serius. Normalnya, manusia kehilangan sekitar 50–100 helai rambut per hari. Tapi jika jumlahnya melebihi itu dan rambut tampak menipis, bisa jadi ada faktor tersembunyi yang memicu kerontokan.

Berikut 10 penyebab dari rambut rontok yang sering kali kita abaikan, yakni:

1. Stres Berkepanjangan

Stres emosional atau fisik dapat memicu kondisi yang disebut telogen effluvium, yaitu ketika banyak folikel rambut memasuki fase istirahat secara tiba-tiba, sehingga rambut mudah rontok.

Baca Juga: Intip Isi Tas Sekolah Anak SD yang Wajib Dibawa, Nomor 6 Jangan Pernah Ditinggal

2. Kekurangan Nutrisi

Kurangnya zat besi, zinc, vitamin D, atau protein dapat membuat rambut rapuh dan mudah patah. Pola makan yang tidak seimbang adalah salah satu penyebab umum rambut rontok pada usia produktif.

3. Penggunaan Alat Styling yang Berlebihan

Penggunaan alat seperti catokan, hair dryer, dan pengeriting rambut secara berlebihan dapat merusak lapisan pelindung rambut. Akibatnya, rambut menjadi kering dan mudah patah.

4. Perubahan Hormon

Hormon yang tidak seimbang, seperti saat kehamilan, menopause, atau gangguan tiroid, dapat menyebabkan rambut rontok parah. Kondisi ini umum terjadi pada wanita.

5. Pengaruh Obat-obatan

Beberapa obat seperti antidepresan, obat tekanan darah, kemoterapi, dan kontrasepsi hormonal bisa menyebabkan efek samping berupa kerontokan rambut.

6. Kebiasaan Mengikat Rambut Terlalu Kencang

Gaya rambut seperti ponytail ketat atau sanggul yang ditarik kuat bisa menyebabkan traction alopecia, yaitu kerontokan akibat tarikan konstan pada akar rambut.

7. Infeksi Kulit Kepala

Infeksi seperti ketombe parah, jamur, atau psoriasis bisa merusak kulit kepala dan folikel rambut, sehingga mempercepat kerontokan.

8. Penyakit Autoimun (Alopecia Areata)

Alopecia areata adalah kondisi di mana sistem imun menyerang folikel rambut, menyebabkan kebotakan mendadak pada area tertentu.

9. Penurunan Berat Badan yang Terlalu Cepat

Diet ekstrem atau penurunan berat badan drastis bisa menyebabkan tubuh kekurangan nutrisi penting, yang berdampak langsung pada siklus pertumbuhan rambut.

10. Faktor Genetik

Jika dalam keluarga Anda ada riwayat kerontokan atau kebotakan, maka besar kemungkinan Anda mengalami kondisi serupa (androgenetic alopecia). Ini bisa dimulai sejak usia 20-an. (*)

 

Editor : Chahaya Simanjuntak
#kesehatan #stress #rambut rontok