Keduanya kaya vitamin, rendah kalori, dan menyegarkan. Tapi jika kamu sedang menurunkan berat badan, mana yang lebih unggul untuk mendukung diet sehatmu? Yuk, simak perbandingannya!
Sekilas Tentang Buah Persik dan Aprikot
Buah Persik (Peach): Berukuran lebih besar, berdaging lembut, rasa manis sedikit asam, dengan kulit berbulu halus.
Aprikot (Apricot): Lebih kecil, berdaging padat, rasa manis cenderung asam segar, dan kulitnya lebih halus tanpa bulu kasar.
Perbandingan Kandungan Gizi per 100 Gram
| Kandungan | Persik | Aprikot |
| Kalori | 39 kkal | 48 kkal |
| Serat | 1,5 gram | 2 gram |
| Gula alami | 8 gram | 9 gram |
| Vitamin C | 6,6 mg | 10 mg |
| Vitamin A | 326 IU | 1926 IU |
| Kalium | 190 mg | 259 mg |
| Air | ± 89% | ± 86% |
Mana yang Lebih Baik untuk Diet?
Aprikot Unggul dalam Serat dan Vitamin A
Aprikot mengandung serat lebih tinggi dan vitamin A hampir 6 kali lebih banyak. Serat membantu rasa kenyang lebih lama, dan vitamin A penting untuk metabolisme dan kesehatan mata.
Persik Lebih Rendah Kalori dan Gula
Jika kamu sedang menghitung kalori ketat, persik bisa jadi pilihan karena sedikit lebih rendah kalori dan gula. Kandungan airnya juga lebih tinggi, membantu hidrasi dan memberi efek kenyang cepat.
- Pilih Aprikot jika kamu ingin camilan yang lebih kaya serat dan vitamin A untuk menunjang metabolisme dan pencernaan.
- Pilih Persik jika kamu menginginkan buah rendah kalori dan tinggi air yang menyegarkan, cocok untuk diet rendah gula.
Keduanya adalah pilihan sehat, jadi tak ada salahnya mengombinasikan keduanya dalam menu diet harianmu! (*)
Editor : Ichwanul Fazmi