Bahkan, sayuran lobak sudah dikonsumsi masyarakat Mesir kuno hingga Romawi. Baik lobak putih, merah, ungu, maupun hitam, semuanya punya karakteristik dan manfaat tersendiri.
Tak hanya sehat, lobak juga menyimpan berbagai fakta menarik yang mungkin belum banyak diketahui. Apa saja? Yuk, simak penjelasannya berikut ini!
1. Asal Usul Lobak Sangat Tua
Lobak sudah dibudidayakan sejak ribuan tahun lalu, bahkan dipercaya berasal dari kawasan Asia Barat atau Timur Tengah. Sayuran ini sudah dikonsumsi oleh masyarakat Mesir kuno dan Romawi sebagai makanan pokok maupun penguat tenaga.
2. Pemberi Energi bagi Para Budak Piramida
Menurut sejarah, lobak menjadi salah satu makanan pokok para pekerja Mesir kuno yang membangun piramida. Alasannya? Lobak dianggap sebagai sumber energi murah yang bisa menguatkan tubuh untuk bekerja keras di bawah terik matahari.
3. Bukan Hanya Akarnya yang Bisa Dimakan
Kebanyakan orang hanya mengonsumsi akar lobak, padahal daun lobak juga bisa dimakan! Daunnya kaya akan vitamin C, kalsium, dan zat besi. Daun lobak bisa diolah seperti bayam—ditumis, dibuat sayur bening, atau dijadikan campuran smoothie.
4. Ada Banyak Warna dan Rasa
Lobak tidak hanya berwarna putih. Ada juga yang merah, ungu, bahkan hitam! Menariknya, warna-warna ini juga mencerminkan perbedaan rasa dan kandungan nutrisi. Lobak hitam, misalnya, terkenal memiliki rasa paling kuat dan khasiat detoksifikasi tertinggi.
5. Tahan Dingin dan Cocok Ditanam di Musim Sejuk
Lobak termasuk tanaman yang tahan cuaca dingin. Justru di musim sejuk, rasanya cenderung lebih manis karena akarnya menyimpan lebih banyak gula alami untuk bertahan hidup. Itulah mengapa lobak banyak tumbuh subur di negara-negara beriklim empat musim.
6. Bahan Penting dalam Masakan Asia
Di Korea, lobak digunakan sebagai bahan dasar kimchi. Di Jepang, lobak (daikon) disajikan mentah, direbus, atau diparut sebagai pelengkap tempura. Di Tiongkok, lobak sering dimasak dalam sup untuk membantu pencernaan.
7. Lobak Bisa Disimpan Lama Tanpa Kulkas
Lobak memiliki daya simpan tinggi. Bila disimpan dalam pasir kering atau media serupa, lobak bisa bertahan berminggu-minggu di tempat sejuk tanpa kulkas. Ini menjadikannya bahan makanan yang praktis untuk musim paceklik.
8. Mengandung Air Lebih dari 90 Persen
Jangan tertipu oleh teksturnya yang padat—lobak mengandung air hingga 90%. Ini menjadikannya sayuran yang menyegarkan dan baik untuk hidrasi tubuh, apalagi saat cuaca panas.
Lobak bukan hanya sayuran murah dan mudah ditemukan. Di balik tampilannya yang sederhana, tersimpan sejarah panjang, manfaat gizi yang kaya, dan keunikan yang mungkin tak kamu sangka sebelumnya. (*)
Editor : Ichwanul Fazmi