Batampos - Jerawat atau acne vulgaris adalah kondisi kulit yang umum dialami oleh remaja hingga dewasa. Meski sering dianggap sepele, jerawat bisa memengaruhi kepercayaan diri dan kesehatan mental seseorang.
Di masa kini, masih banyak orang yang percaya pada mitos seputar penyebab jerawat tanpa dasar ilmiah. Lantas, apa yang menjadi penyebab utama munculnya jerawat? Berikut fakta medisnya:
- Produksi Sebum Berlebih
Kelenjar minyak (sebasea) di kulit menghasilkan sebum untuk menjaga kelembapan. Namun, produksi sebum berlebih bisa menyumbat pori-pori dan menyebabkan jerawat.
- Pori-pori Tersumbat
Penumpukan sel kulit mati atau kotoran bisa menyumbat pori-pori. Bila bercampur dengan sebum, hal ini menciptakan lingkungan ideal bagi pertumbuhan bakteri penyebab jerawat.
- Bakteri Propionibacterium acnes
Bakteri ini secara alami ada di kulit, tetapi ketika terjebak dalam pori yang tersumbat, bisa menyebabkan peradangan dan jerawat.
Baca Juga: Mitos Tentang Penyebab Jerawat yang Tidak Sepenuhnya Benar
- Perubahan Hormon
Fluktuasi hormon, terutama androgen, dapat meningkatkan produksi sebum. Ini umum terjadi pada remaja, menstruasi, kehamilan, atau saat menggunakan obat tertentu.
- Faktor Genetik
Jika orang tua Anda memiliki riwayat jerawat, risiko Anda mengalaminya juga lebih tinggi.
- Stres
Stres tidak langsung menyebabkan jerawat, tetapi dapat memperburuk kondisi kulit dengan memicu peradangan dan ketidakseimbangan hormon. (*)
Editor : Chahaya Simanjuntak