Namun, benarkah minuman ini bisa membantu tidur lebih lelap? Berikut penjelasan ilmiah dan panduan dari ahli gizi serta kesehatan tidur.
Jahe dan Tidur: Apa Hubungannya?
Jahe (Zingiber officinale) mengandung senyawa aktif seperti gingerol dan shogaol yang memiliki efek antiinflamasi, antinyeri, dan menenangkan. Ketika diminum dalam bentuk hangat, jahe dapat:
- Membantu merelaksasi otot
- Mengurangi ketegangan tubuh
- Menghangatkan sistem pencernaan
Efek inilah yang bisa membuat tubuh lebih nyaman dan siap beristirahat.
4 Alasan Jahe Bisa Membantu Tidur Lebih Nyenyak
1. Menghangatkan Tubuh
Minuman jahe hangat bisa meningkatkan suhu tubuh secara alami. Suhu tubuh yang hangat membantu mempercepat relaksasi, mirip efek selimut tebal saat cuaca dingin.
2. Meredakan Perut Kembung atau Mual Ringan
Gangguan pencernaan ringan bisa membuat sulit tidur. Jahe membantu meredakan mual, begah, dan perut kembung sehingga tubuh lebih nyaman untuk istirahat.
3. Efek Menenangkan dan Antistres
Jahe merangsang pelepasan hormon serotonin dan dopamin secara ringan, dua hormon yang berperan dalam mengatur suasana hati dan kualitas tidur.
4. Meningkatkan Sirkulasi Darah
Jahe membantu melancarkan peredaran darah, terutama di area ekstremitas (tangan dan kaki), yang membuat tubuh lebih rileks sebelum tidur.
Resep Jahe Hangat untuk Malam Hari
Minuman Jahe dan Madu untuk Tidur Nyenyak
Bahan:
- 1 ruas jahe segar, digeprek
- 200 ml air
- 1 sendok teh madu (tambahkan saat air sudah hangat)
Cara:
- Rebus jahe dalam air selama 5–7 menit.
- Diamkan hingga agak hangat.
- Tambahkan madu, aduk rata, dan minum 30–60 menit sebelum tidur.
Catatan: Jangan menambahkan madu saat air masih terlalu panas agar khasiatnya tidak rusak.
Siapa yang Sebaiknya Tidak Minum Jahe Sebelum Tidur?
Meskipun jahe aman bagi kebanyakan orang, hindari konsumsi jahe sebelum tidur jika:
- Kamu memiliki maag aktif atau GERD (karena jahe bisa meningkatkan asam lambung)
- Sedang dalam pengobatan pengencer darah
- Tidurmu terganggu oleh suhu tubuh terlalu hangat (jahe memberi efek menghangatkan)
Sebagai tambahan, gaya hidup sehat dan kebiasaan tidur yang konsisten tetap menjadi kunci utama kualitas tidur yang baik. (*)
Editor : Ichwanul Fazmi