Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Google Berhentikan Project Mariner, Teknologi AI Browser Pindah ke Gemini

J
Penulis: Juliana Belence❯
Google menghentikan Project Mariner. (x.com/HalaBughazi)
Google menghentikan Project Mariner. (x.com/HalaBughazi)

Advertisement

batampos - Google dikabarkan resmi menghentikan pengembangan Project Mariner, proyek kecerdasan buatan yang dirancang untuk menjalankan berbagai aktivitas internet secara otomatis melalui browser Chrome.

Penutupan proyek mulai diketahui setelah halaman resmi Mariner menampilkan pemberitahuan bahwa teknologinya telah dialihkan ke layanan Google lainnya.

Banyak pihak menilai istilah menandakan kemampuan AI Mariner akan diintegrasikan ke ekosistem Gemini dan layanan AI Google yang lebih luas.

Advertisement

Project Mariner pertama kali diperkenalkan Google pada akhir 2024 sebagai AI agent berbasis browser Chrome yang mampu menjalankan tugas layaknya manusia di internet. 

Teknologi dapat melakukan pencarian web, mengisi formulir, melakukan riset otomatis, dan membantu pemesanan hotel atau tiket secara mandiri.

Advertisement

Google bahkan meningkatkan kemampuan Mariner agar dapat menangani hingga 10 tugas sekaligus dalam satu waktu. 

Fitur sempat dipamerkan di ajang Google I/O sebagai bagian dari strategi besar dalam perlombaan AI agent melawan OpenAI, Anthropic, dan Perplexity.

Sejumlah pengamat menilai penghentian Project Mariner menunjukkan perubahan arah industri AI. Perusahaan fokus bergeser ke integrasi AI agent yang lebih luas di ekosistem aplikasi dan produktivitas digital.

Project Mariner sempat menjadi sorotan karena kemampuannya melihat tampilan browser seperti manusia dan menjalankan tindakan langsung di situs web. 

Namun, teknologi juga menuai kekhawatiran terkait keamanan, privasi, serta potensi penyalahgunaan otomatisasi AI di internet.

Advertisement

Artikel Terkait

Riset: 3,2 Persen Orang Dewasa Pernah Salahgunakan AI untuk Konten Seksual

Riset: 3,2 Persen Orang Dewasa Pernah Salahgunakan AI untuk Konten Seksual

Riset RMIT University menemukan 3,2 persen orang dewasa di Australia, Inggris, dan AS pernah menyalahgunakan AI untuk membuat atau menyebark

Keamanan Data Indonesia Dinilai Rapuh di Tengah Ancaman AI

Keamanan Data Indonesia Dinilai Rapuh di Tengah Ancaman AI

Ancaman siber di Indonesia semakin canggih dengan pemanfaatan AI, sementara kebocoran data masih berulang. Simak langkah melindungi data pri

AI Harus Memperkuat Manusia, Bukan Menggantikan Perannya

AI Harus Memperkuat Manusia, Bukan Menggantikan Perannya

PM China Li Qiang menegaskan AI harus memperkuat kemampuan manusia, bukan menggantikan peran atau mengendalikan kehidupan manusia.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer