Seketika, sang guru meminta orangtua anak untuk menjemput pulang. Setiba di rumah, orangtua Ani langsung mengambil kain basah dan mengompres dahi si kecil.
Benarkah kompres memang bisa menurunkan demam secara efektif? Mari kita bahas penjelasan medisnya.
Apa Itu Demam?
Demam adalah respons alami tubuh saat melawan infeksi, baik oleh virus maupun bakteri. Suhu tubuh normal anak berkisar antara 36,5°C–37,5°C. Jika suhu melebihi 38°C (diukur dengan termometer), maka anak dikatakan mengalami demam.
Kompres: Cara Kerja dan Tujuannya
Kompres bukanlah obat demam, melainkan metode pendukung untuk membantu mengurangi suhu tubuh dari luar. Saat mengompres, suhu kulit diturunkan sehingga tubuh membantu melepaskan panas berlebih melalui permukaan kulit.
Jenis kompres yang disarankan secara medis:
- Kompres hangat-suam-suam kuku (bukan dingin atau es!)
- Suhu air sekitar 27–30°C
- Gunakan kain bersih dan lembut
- Tempelkan di ketiak, leher, atau lipatan paha (area pembuluh darah besar)
Mengapa Bukan Kompres Dingin atau Es Batu?
Meskipun terlihat lebih "cepat dingin", kompres dingin atau es justru bisa membuat pembuluh darah menyempit (vasokonstriksi), sehingga panas tubuh malah terperangkap di dalam. Ini justru bisa membuat anak menggigil dan merasa lebih tidak nyaman.
Apakah Kompres Benar-Benar Menurunkan Demam?
Secara langsung, kompres tidak menyembuhkan penyebab demam, tapi:
- Membantu menurunkan suhu tubuh secara bertahap
- Memberikan rasa nyaman dan segar pada anak
- Dapat dikombinasikan dengan obat penurun panas seperti paracetamol jika suhu >38,5°C dan anak terlihat tidak nyaman
Tips Aman Mengompres Anak Demam
- Gunakan air hangat, bukan dingin
- Hindari mengompres dengan alkohol
- Lakukan kompres selama 10–15 menit dan ulangi bila perlu
- Perhatikan kondisi anak, segera bawa ke dokter jika suhu >39°C atau disertai gejala serius seperti kejang, sesak napas, atau tidak responsif
Kata Dokter Anak
“Kompres hangat adalah bagian dari manajemen demam yang aman untuk balita. Namun, pengobatan utama tetap bergantung pada penyebab demam,” ujar dr. Riani W., Sp.A, dokter spesialis anak di Jakarta. “Jika anak masih aktif dan mau minum, kompres saja bisa cukup membantu.”
Artinya, kompres memang bisa membantu menurunkan demam, asalkan dilakukan dengan cara yang tepat. Gunakan air hangat, hindari kompres es, dan kombinasikan dengan pemantauan suhu serta istirahat cukup. (*)
Editor : Ichwanul Fazmi