Namun, alam Indonesia ternyata menyimpan solusi alami. Salah satunya lewat buah eksotis dari Kalimantan: buah lahung.
Dikenal juga sebagai durian hutan, buah lahung memang belum sepopuler kerabat dekatnya, durian biasa. Namun kini, buah langka ini mulai mencuri perhatian karena diyakini memiliki manfaat untuk menurunkan kadar kolesterol dalam darah. Apakah klaim ini benar secara ilmiah? Mari kita telusuri.
Apa Itu Buah Lahung?
Buah lahung tumbuh liar di hutan-hutan Kalimantan dan memiliki tampilan mirip durian, namun dengan kulit berduri berwarna merah hingga jingga dan aroma yang lebih tajam. Daging buahnya lembut, manis dengan sedikit pahit, dan dikonsumsi langsung oleh masyarakat lokal, terutama suku Dayak.
Kandungan Nutrisi yang Relevan dengan Kolesterol
Beberapa komponen dalam buah lahung diyakini berperan dalam menurunkan kolesterol, antara lain:
1. Serat alami:
Serat membantu mengikat kolesterol jahat (LDL) di saluran pencernaan sehingga tidak diserap tubuh secara berlebihan.
2. Antioksidan:
Kandungan flavonoid dan fenolik dalam buah lahung membantu melawan oksidasi LDL, proses awal terbentuknya plak pada pembuluh darah.
3. Lemak baik (jika dikonsumsi bijinya:
Masyarakat lokal kadang mengolah biji lahung yang juga mengandung lemak sehat, yang dapat membantu menyeimbangkan kadar kolesterol.
Apa Kata Ilmuwan?
Penelitian spesifik tentang buah lahung memang masih terbatas, mengingat kelangkaannya dan masih kurangnya eksplorasi ilmiah terhadap tanaman hutan tropis liar. Namun, studi pada buah sejenis dari genus Durio menunjukkan adanya:
* Efek penurunan LDL (kolesterol jahat)
* Peningkatan HDL (kolesterol baik)
* Penurunan kadar trigliserida
Dengan kemiripan kandungan antara durian dan lahung, tidak tertutup kemungkinan lahung juga memiliki efek serupa.
Catatan
Meski buah lahung potensial untuk mendukung penurunan kolesterol, kamu tetap perlu:
* Menjaga pola makan secara keseluruhan
* Membatasi konsumsi makanan tinggi lemak jenuh
* Rutin berolahraga
* Konsultasi dengan dokter, terutama jika sudah mengonsumsi obat kolesterol
Buah lahung bisa menjadi pendukung alami, tapi bukan satu-satunya solusi.
Meski belum banyak diteliti secara khusus, buah lahung memiliki potensi untuk membantu menurunkan kolesterol berkat kandungan serat dan antioksidannya. Namun, perlu penelitian lanjutan untuk memastikan efektivitas dan mekanisme pastinya. Yang jelas, konsumsi buah lokal seperti lahung dapat menjadi bagian dari pola hidup sehat yang lebih alami dan berkelanjutan. (*)
Editor : Ichwanul Fazmi