Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Ini Alasan Fosil dalam Batu Amber Sangat Berharga

Chahaya Simanjuntak • Minggu, 31 Agustus 2025 | 22:33 WIB

Aneka jenis amber baltik di Palanga Amber Museum, Lithuania.
Aneka jenis amber baltik di Palanga Amber Museum, Lithuania.

Batampos - Keunikan batu amber terletak pada kemampuannya menjaga detail terkecil organisme purba. Secara utuh. Dari serbuk sari, bulu, hingga rambut mamalia, semuanya bisa terawetkan dengan jelas.

Nah, hal ini memungkinkan ilmuwan untuk:

- Merekonstruksi ekosistem purba, dengan mengetahui jenis tumbuhan yang tumbuh melalui serbuk sari yang terperangkap.

Baca Juga: LAM hingga Tokoh Agama Ingatkan Mahasiswa di Kepri Tak Anarkis saat Demo

- Memahami evolusi serangga dan hewan kecil seperti semut, lebah, dan laba-laba purba.

- Melihat interaksi kehidupan purba. Dari penelitian serangga yang ditemukan di dalam batu amber ini,  ada fosil serangga yang masih membawa serbuk sari, bukti penyerbukan jutaan tahun lalu.

Dengan kata lain, batu amber bisa dikatakan sebagai jendela tiga dimensi menuju masa lalu, sesuatu yang tak bisa diberikan fosil batu biasa.

Dari penelitian oleh para ilmuwan seperti dilansir dari National Geographic ini, Batu amber menjadi hal yang tidak bisa dilepaskan dari sejarah bumi. Ini beberapa fakta mengenai batu yang sering dijadikan perhiasan ini, yakni:

- Asli lebih langka daripada emas. Amber dengan fosil jelas di dalamnya jauh lebih langka dan mahal dibandingkan batu mulia biasa.

- Terlihat seperti baru. Beberapa serangga dalam amber masih memiliki warna tubuh, bulu halus, bahkan ekspresi seakan masih hidup.

- Menginspirasi fiksi ilmiah. Amber menjadi populer berkat film Jurassic Park, meski kenyataannya DNA utuh hampir mustahil bertahan di dalamnya.

- Penemuan tak terduga. Dari rambut mamalia berusia 100 juta tahun hingga kadal mini yang tampak seperti reptil modern.

Amber tidak hanya mengajarkan kita tentang sejarah bumi, tapi juga tentang kerapuhan waktu. Seekor lalat kecil yang terperangkap dalam resin kini bisa bercerita tentang iklim, ekosistem, dan kehidupan jutaan tahun lalu.

Bagi ilmu pengetahuan, setiap potongan amber adalah puzzle dari sejarah bumi yang masih terus disusun hingga kini. (*)

Editor : Chahaya Simanjuntak
#fosil #batu amber #Kehidupan Purba