Batampos - Gas air mata sering digunakan aparat keamanan. Bertujuan mengendalikan kerumunan yang mulai anarkis. Meski disebut senjata non-mematikan, paparan gas ini bisa menimbulkan rasa perih pada mata, sesak napas, hingga iritasi kulit.
Ketika Anda tidak sengaja terkena gas air mata, lakukan ini tips seperti yang dikutip dari artikel Facts About Riot Controldari Centers for Disease Control and Prevention (CDC) yakni:
1. Segera Menjauh dari Sumber Gas
Langkah pertama yang harus dilakukan adalah segera menjauhi area paparan. Gas air mata biasanya berbentuk aerosol dan menyebar di udara. Meninggalkan lokasi secepat mungkin ke tempat yang terbuka atau memiliki sirkulasi udara baik akan membantu mengurangi efek iritasi.
2. Lindungi Saluran Pernapasan
Jika memungkinkan, tutup hidung dan mulut dengan kain bersih yang dibasahi air atau cuka encer. Hal ini bisa membantu menyaring sebagian partikel gas yang terhirup.
3. Jangan Mengucek Mata atau Wajah
Mengucek mata hanya akan memperburuk iritasi. Sebaliknya, biarkan air mata keluar secara alami karena itu adalah cara tubuh membersihkan zat kimia dari mata.
4. Bilas dengan Air Bersih
Segera bilas wajah dan mata dengan air mengalir. Hindari penggunaan sabun atau bahan kimia lain yang bisa memperparah rasa perih. Air bersih adalah pilihan paling aman untuk mengurangi iritasi.
Baca Juga: ASN, TNI-Polri, dan Warga Anambas Gelar Doa Bersama untuk Kedamaian Bangsa
5. Lepaskan Pakaian yang Terpapar
Gas air mata dapat menempel pada serat pakaian. Lepaskan pakaian yang terkena paparan dan simpan dalam plastik tertutup. Setelah itu, mandi dengan sabun lembut untuk membersihkan sisa partikel dari kulit.
6. Cari Pertolongan Medis Jika Gejala Parah
Jika Anda mengalami kesulitan bernapas, nyeri dada, atau iritasi parah yang tidak kunjung reda, segera cari pertolongan medis. Hal ini terutama penting bagi penderita asma, anak kecil, atau orang dengan masalah pernapasan. (*)
Editor : Chahaya Simanjuntak