Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Mengenal 6 Warisan Budaya Kepulauan Riau yang Jarang Diketahui Kekayaan Nusantara yang Tersembunyi

Juliana Belence • Rabu, 22 Oktober 2025 | 14:00 WIB
Tari Zapin berasal dari Kepulauan Riau.
Tari Zapin berasal dari Kepulauan Riau.

batampos - Kepulauan Riau dikenal sebagai provinsi maritim yang kaya akan sejarah, budaya, dan budaya Melayu yang kental. Di balik keindahannya, terdapat warisan budaya yang jarang diketahui masyarakat luas.

Warisan budaya Kepulauan Riau tidak hanya unik, tetapi menjadi cerminan sejarah panjang peradaban Melayu yang kaya akan tradisi dan nilai-nilai luhur.

6 Warisan Budaya Kepulauan Riau yang Jarang Diketahui

Berikut enam warisan budaya Kepulauan Riau yang jarang diketahui namun memiliki nilai sejarah yang tinggi:

1. Gurindam Dua Belas

Karya sastra satu ini ditulis oleh Raja Ali Haji pada abad ke-19 di Pulau Penyengat. Gurindam Dua Belas berisi nasihat dan ajaran moral yang dikemas dalam 12 pasal.

Isinya menggabungkan nilai - nilai agama islam dan budaya melayu.

2. Tari Zapin

Tari tradisional Melayu ini memiliki akar budaya akar budaya Arab yang kuat dan sering dipentaskan dalam berbagai acara di Kepulauan Riau.

Tari zapin sebagai simbol ekspresi budaya yang hidup dan dinamis.

3. Gambus dan Marwas

Alat musik tradisional ini merupakan pilar dalam pertunjukan musik Melayu di Kepulauan Riau.

4. Kuliner

Kepulauan Riau memiliki banyak kuliner seperti otak - otak, lakse, dan kue bangkit. Otak - otak merupakanmakanan berbahan ikan yang dibumbui dan dibakar dalam daun pisang.

Lakse adalah mie tepung beras dengan kuah santan kaya rempah. Kue Bangkit menjadi kue tradisional renyah yang selalu hadir di perayaan.

5. Perahu Jong

Permainan tradisional perahu kecil ini menggunakan kecepatan angin sebagai penggerak. Perahu Jong tidak hanya menjadi hiburan rakyat, tetapi juga lambang tradisi maritim masyarakat pesisir Kepulauan Riau.

6. Bahasa Melayu sebagai Induk Bahasa Indonesia

Bahasa Melayu sebagai bahasa sehari - hari di Kepulaun Riau. Bahasa Melayu Melayu di Kepulauan Riau mempengaruhi pembentukan bahasa Indonesia di Kepulauan Riau.

Warisan budaya Kepulauan Riau ini wajib dilestarikan agar tidak menghilang. Kekayaan nusantara ini perlu diapresiasi serta dikenal oleh generasi muda dan seluruh masyarakat Indonesia.(*)

Editor : Juliana Belence
#kepulauan riau #Warisan Budaya Kepulauan Riau