Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Waspada! Berlebihan Menggunakan Media Sosial Dapat Merusak Kesehatan Mental

Chahaya Simanjuntak • Senin, 24 November 2025 | 18:46 WIB

ILUSTRASI Meta dengan logo media sosial Facebook.
ILUSTRASI Meta dengan logo media sosial Facebook.

Batampos - Penggunaan media sosial kini menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, hampir semua orang mengakses platform seperti Instagram, TikTok, Facebook, dan X setiap hari.

Meski membawa banyak manfaat, penggunaan media sosial yang berlebihan dapat memunculkan berbagai dampak bagi kesehatan, seperti dikutip dari Journal of Social and Clinical Psychology, yakni:

1. Memicu Gangguan Kesehatan Mental

Beberapa penelitian menunjukkan, penggunaan media sosial yang berlebihan dapat meningkatkan risiko gangguan kecemasan, depresi, dan stres. Hal ini terjadi karena paparan konten hidup sempurna yang memicu rasa kurang puas pada diri sendiri, tekanan untuk selalu tampil baik di depan publik, seperti ketakutan tertinggal informasi (FOMO).

Journal of Social and Clinical Psychology menemukan, pembatasan penggunaan media sosial hingga 30 menit per hari dapat menurunkan tingkat depresi dan kesepian pada pengguna.

Baca Juga: Malaysia Larang Penggunaan Media Sosial Bagi Anak di Bawah Usiaa 16 Tahun Mulai 2026

2. Meningkatkan Risiko Cyberbullying

Media sosial membuka ruang interaksi terbuka. Sayangnya, tidak semua interaksi positif. Anak-anak dan remaja menjadi kelompok yang paling rentan mengalami perundungan siber, karena dapat menimbulkan rasa takut berlebih, penurunan kepercayaan diri, dan trauma jangka panjang.

Seiring penggunaan media sosial yang meningkat, penelitian Pew Research Center menunjukkan sekitar 59 persen remaja pernah mengalami atau menyaksikan perundungan siber.

3. Mengganggu Pola Tidur

Penggunaan ponsel sebelum tidur telah terbukti mengurangi kualitas tidur. Cahaya biru dari layar gadget dapat menghambat produksi melatonin, hormon yang membantu tubuh tidur.

Studi dari Harvard Medical School menyebutkan, paparan cahaya biru pada malam hari dapat menunda waktu tidur alami hingga lebih dari satu jam.

4. Menurunkan Konsentrasi dan Produktivitas

Penggunaan media sosial dalam waktu lama dapat mengurangi fokus atau mengalami digital distraction. Notifikasi yang terus muncul membuat otak terbiasa dengan distraksi, sehingga sulit berkonsentrasi dalam waktu panjang.

Baca Juga: Propam Polda Kepri Tunggu Keterangan Saksi Korban kasas Pemerasan di Botania, Batam

5. Menimbulkan Kecanduan Digital

Media sosial dirancang untuk membuat pengguna betah berlama-lama. Scroll tanpa henti, like, dan komentar menciptakan rasa puas instan (dopamin) yang dapat menyebabkan kecanduan.

Gejala kecanduan media sosial antara lain tidak bisa berhenti mengecek ponsel, gelisah jika tidak membuka media sosial, dan menghabiskan waktu berjam-jam tanpa disadari

WHO dalam beberapa publikasinya memperingatkan bahwa kecanduan perangkat digital dapat berdampak serius bagi kesehatan mental. (*)

Editor : Chahaya Simanjuntak
#Medsos dan Kesehatan Mental #Efek negatif penggunaan medsos #media sosial