batampos - Wiper mobil merupakan komponen kecil yang memiliki peran dalam menjaga keselamatan berkendara, terutama saat hujan. Wiper biasanya cepat rusak karena beberapa kebiasaan.
Masalah umum wiper biasanya cepat rusak, berdecit, dan tidak menyapu air dengan bersih. Ada penyebab umum kerusakan wiper yang jarang diketahui pengemudi.
Penyebab Wiper Mobil Mudah Rusak
Ada 6 penyebab kerusakan wiper yang paling umum, dikutip dari Chin Lang Autoparts:
1. Karet wiper aus
Karet wiper yang aus, retak, atau mengeras akan tidak mampu menyapu air dengan baik. Biasanya meninggalkan garis. Faktor utamanya adalah panas matahari dan penggunaan dalam kondisi kotor.
2. Korosi dan karat
Linkage wiper terpapar lembab dan kotoran yang menyebabkan korosi. Saat ada karat, lengan logam melemah dan berpotensi macet.
3. Pemasangan yang tidak tepat
Linkage wiper yang baru dapat rusak jika pemasangan tidak benar. Ketidaksejajaran menyebabkan beban tidak merata pada linkage yang menimbulkan penurunan performa sapuan wiper.
4. Motor wiper mengalami kerusakan
Motor yang menggerakkan wiper bisa rusak karena roda gigi aus, armature rusak, dan kelembapan. Motor wiper bisa terbakar jika menghadapi hambatan besar seperti kotoran berat atau es.
5. Masalah kelistrikan
Komponen listrik menjadi sumber masalah seperti sekring putus, saklar wiper rusak, dan korosi.
6. Beban berlebih
Motor wiper yang rusak dapat memberikan tekanan berlebih pada linkage, terutama jika torsi yang dihasilkan tidak stabil saat bekerja. Kondisi ini bisa menyebabkan konektor patah.
Para pakar otomotif menyarankan untuk memeriksa dan mengganti wiper setiap 6 - 12 bulan. Tergantung seberapa sering digunakan dan kondisi cuaca di area pengemudi berada.(*)
Editor : Juliana Belence