batampos - NVIDIA kembali menarik perhatian industri teknologi setelah memperkenalkan inovasi terbaru berbasis kecerdasan buatan dalam pengolahan grafis.
Teknologi bernama Neural Texture Compression (NTC) menawarkan solusi untuk mengatasi tingginya kebutuhan memori grafis (VRAM) pada gim modern.
NVIDIA menunjukkan bahwa penggunaan VRAM dapat ditekan dari sekitar 6,5 GB menjadi hanya 970 MB dengan hasil gambar yang tetap terlihat identik.
Pendekatan ini berbeda dari metode kompresi tradisional. NTC menggunakan jaringan saraf kecil (neutral network) untuk merekonstruksi tekstur secara real time di GPU.
Neural Texture Compression bekerja dengan mengubah data tekstur menjadi representasi berbasis AI yang lebih kecil.
Baca Juga: YouTube Hadirkan Stations, Fitur yang Tawarkan Tayangan Nonstop 24 Jam
Kemudian diproses kembali saat rendering berlangsung. Metode tersebut memungkinkan tekstur berukuran besar dikompresi secara efisien hingga puluhan kali lebih kecil dibanding ukuran aslinya.
Teknologi ini berpotensi meningkatkan kualitas visual. NVIDIA mengklaim hasil akhir dapat memiliki resolusi lebih tinggi dibandingkan teknik kompresi konvensional.
Ini mengurangi ukuran instalasi gim secara signifikan. NVIDIA berupaya mengatasi masalah VRAm yang semakin boros di gim modern.
GPU kelas menengah tetap relevan dengan teknologi ini. Bahkan grafis lebih realistis tanpa beban berat.
Pendekatan baru NVIDIA dianggap sebagai masa depan grafis berbasis AI. Sejalan dengan tren neural rendering yang terus berkembang.
Pengembang dapat menghadirkan grafis berkualitas tinggi tanpa membebani perangkat keras secara berlebihan.
Dukungan dari teknologi seperti DirectX dan akselerator AI di GPU modern diyakini akan mempercepat adopsinya.
Editor : Juliana Belence