batampos - Netflix Inc. secara resmi mengakuisisi Ready Player Me, sebuah platform pembuatan avatar lintas game asal Estonia.
Sebagai bagian dari strategi besar untuk memperluas bisnis gaming interaktif dan pengalaman digital personalisasi bagi para pelanggannya.
Akuisisi ini diumumkan pada 19 - 22 Desember 2025. Nilai transaksi tidak disebutkan secara publik oleh kedua belah pihak.
Netflix berencana menggunakan teknologi Ready Player Me untuk membangun sistem avatar digital yang dapat digunakan di berbagai permainan di platform Netflix Games.
Pengguna dapat membawa identitas virtualnya dari satu gim ke gim lain.
"Visi perusahaan sejak awal adalah memungkinkan avatar dan identitas digital bisa berkeliling di berbagai game dan dunia virtual," kata CEO Ready Player Me, Timmu Toke, dikutip dari Auganix, Selasa (30/12).
Bergabung dengan netflix akan membantu mewujudkan visi tersebut di skala global. Sekitar 20 karyawan Ready Player Me akan bergabung dengan netflix sebagai bagian dari transaksi.
Dari pendiri awal perusahaan, hanya CTO Rainer Selvet yang dipastikan ikut bergabung dengan netflix. Tiga pendiri lainnya tidak masuk dalam struktur baru.
Ready Player Me didirikan di Tallin, Estonia. Lebih dari satu dekade lalu menjadi platform populer bagi pengembang untuk menciptakan avatar 3D yang bisa digunakan di banyak aplikasi dan permainan berbeda.
Setelah akuisisi, Ready Player Me akan menghentikan layanan avatar publiknya pada 31 Januari 2026, termasuk alat pembuat avatar PlayerZero. Fokus tim dipindahkan untuk integrasi dengan sistem netflix.
Netflix belum merilis jadwal pasti kapan avatar akan tersedia untuk pelanggan di gim mana akan tampil perdana. Akuisisi ini menggambarkan dorongan netflix menuju pengalaman gaming yang lebih imersif dan lintas platform.
Netflix sebelumnya meluncurkan berbagai judul game, termasuk permainan berbasis televisi dan multiplayer.
Adanya teknologi Ready Player Me membuat netflix membangun identitas digital yang konsisten bagi penggunanya di seluruh judul game.
Pengalaman gaming akan meningkatkan keterikatan serta personalisasi bermain. Akuisisi ini menunjukkan langkah strategis netflix untuk memperkuat layanan gaming dengan kemampuan avatar yang bisa dibawa pengguna ke berbagai permainan.(*)
Editor : Juliana Belence