Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Stok Beras Melimpah, Pengamat Ingatkan Pentingnya Komunikasi Publik

jpg • Kamis, 23 April 2026 | 21:15 WIB
Pengamat komunikasi publik, Hendri Satrio. Jawa Pos
Pengamat komunikasi publik, Hendri Satrio. Jawa Pos

batampos – Ketersediaan stok beras nasional mendapat apresiasi dari pengamat komunikasi publik, Hendri Satrio. Ia menilai pemerintah berhasil menjaga pasokan pangan di tengah tantangan global.

Menurut Hendri, komitmen pemerintah dalam memastikan ketersediaan beras bagi masyarakat selama ini cukup konsisten.

“Saya tidak pernah meragukan pemerintah dalam memenuhi kebutuhan beras rakyat. Terima kasih karena pemerintah sudah menyediakan beras untuk masyarakat,” ujarnya di Karawang, Kamis (23/4).

Baca Juga: Kupas Strategi KPBPB Bintan-Karimun, Ansar Ahmad Tampil di TV Swasta

Ia juga menyoroti capaian stok beras nasional yang disebut mencapai 5 juta ton. Angka tersebut dinilai sebagai salah satu yang tertinggi dalam beberapa tahun terakhir dan menjadi indikator positif bagi stabilitas pangan.

“Stok ini sangat besar untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” katanya.

Meski demikian, Hendri mengingatkan pentingnya komunikasi publik yang jelas, terutama terkait isu pembatasan pembelian beras di sejumlah ritel modern.

Menurutnya, istilah pembatasan dapat memicu kekhawatiran di masyarakat jika tidak disertai penjelasan yang transparan.

Baca Juga: Minyakita Kosong di Swalayan dan 12 Ribu Dus Dalam Perjalanan, Harga Minyak Premium Naik

“Kata pembatasan itu bisa membuat masyarakat ragu, apakah stok beras kita cukup atau tidak,” ujarnya.

Ia berharap pemerintah dan pihak terkait dapat memberikan penjelasan komprehensif agar tidak menimbulkan persepsi kelangkaan di tengah kondisi stok yang dinilai aman.

Hendri juga menekankan pentingnya menjaga produksi beras secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya mewujudkan swasembada pangan yang dicanangkan Prabowo Subianto.

Dengan komunikasi yang terbuka dan konsisten, ia optimistis kepercayaan publik terhadap ketahanan pangan nasional akan tetap terjaga.

Baca Juga: Harga Bright Gas Naik, Distribusi LPG di Kepri Tetap Stabil

“Saya optimis beras kita cukup dan mampu meningkatkan produksi secara berkelanjutan,” tutupnya. (*)

Editor : M Tahang
#pembatasan pembelian di ritel #stok beras nasional #swasembada pangan