batampos – Pewarta foto Republika, Thoudy Badai, dilaporkan hilang kontak saat mengikuti pelayaran misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla menuju Palestina di kawasan Mediterania Timurdi perairan Siprus, Mediterania Timur, Senin (18/5).
Hingga kini, Pewarta Foto Indonesia (PFI) Pusat terus memantau perkembangan informasi terkait keberadaan jurnalis tersebut.
PFI Pusat menyatakan pihaknya terus menjalin komunikasi intensif dengan berbagai pihak guna memastikan perkembangan informasi terbaru terkait keselamatan Thoudy Badai. Koordinasi juga dilakukan bersama Redaksi Republika dan pihak-pihak terkait agar setiap informasi yang diterima dapat tersampaikan secara akurat kepada publik.
Baca Juga: Kemlu RI Sebut Kondisi WNI Korban Pembajakan MT Honour di Somalia Sehat
Dalam keterangannya, PFI Pusat menegaskan hingga saat ini pemantauan dan komunikasi terus dilakukan secara berkelanjutan untuk memperoleh kejelasan mengenai kondisi serta keberadaan Thoudy.
Thoudy diketahui mengikuti pelayaran misi kemanusiaan untuk Palestina bersama sejumlah relawan. Namun, dalam perjalanan tersebut, ia dilaporkan hilang kontak saat berada di kawasan perairan Siprus di Mediterania Timur. Penculikan aktivis oleh tentara Israel di perairan internasional ini melibatkan ratusan relawan dari berbagai negara.
Ketua Umum PFI Pusat, Dwi Pambudo, menegaskan komitmennya untuk terus mengawal perkembangan situasi dan mendukung upaya-upaya yang diperlukan terkait keselamatan jurnalis tersebut.
“PFI Pusat berkomitmen penuh mengawal keselamatan Thoudy dan siap memberi dukungan dalam bentuk apa pun,” beber Dwi Pambudo.
Baca Juga: Kemkomdigi Blokir 3,45 Juta Situs Judol
Hingga berita ini ditulis, belum ada informasi lanjutan mengenai keberadaan Thoudy Badai. PFI menyatakan akan terus menyampaikan perkembangan terbaru setelah memperoleh informasi yang terverifikasi.
"PFI juga mengajak seluruh insan pers dan masyarakat untuk turut mendoakan keselamatan Thoudy Badai agar segera diperoleh kabar baik mengenai kondisinya," pungkas Dwi. (*)
Editor : M Tahang