Batampos - Mantan Menteri Perdagangan Gita Wirjawan menilai Indonesia harus berinvestasi di bidang pendidikan khususnya pada guru untuk meningkatkan daya saing di tingkat global agar tidak terus menerus hanya menjadi pasar.
"Jika ingin maju, saya rasa investasi di guru. Kita harus menilai dan memastikan bahwa investasi di guru berkualitas itu terus dikedepankan," ujar Gita di Bandung seperti dikutip dari Antara, Jumat (5/6/2026).
Menurut dia hal ini karena guru memiliki peran strategis dalam mendorong multiplikasi kecerdasan bagi 20 sampai 200 anak yang merupakan siswanya.
Baca Juga: Idul Adha, Jumlah Hewan Kurban Sapi di Karimun Meningkat 22,74 dan Tersebar di 306 Titik
"Jika dibandingkan orang tua, yang mungkin hanya berhadapan dengan dua atau tiga anak, jika di depan 20 sampai 200 anak itu skalanya lebih bisa dipertanggungjawabkan," ucap dia saat ditemui selepas menghadiri wisuda ke-25 Universitas Teknologi Bandung.
Multiplikasi kecerdasan (atau multiple intelligences) adalah konsep yang dicetuskan oleh Dr Howard Gardner. Konsep ini menegaskan bahwa kecerdasan manusia bukanlah satu angka tunggal seperti IQ, melainkan sebuah spektrum luas yang terbagi menjadi sembilan tipe berbeda dan setiap individu memiliki kombinasi unik dari potensi ini.
Karenanya, Gita menegaskan penguatan investasi pada guru penting untuk bisa menggugah semangat generasi penerus bangsa.
"Jadi harus investasi di situ agar maju. Karena guru itu penting untuk bisa menyuntik ambisi, imajinasi, dan kedisiplinan," tuturnya. (*)
Editor : Chahaya Simanjuntak