Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Jaringan Narkotika Manfaatkan Perkembangan Teknologi, BNN Harapkan Komdigi Blokir Situs Terkait

Antara • Sabtu, 20 Juni 2026 | 22:23 WIB
Kepala BNN RI Komjen Pol. Suyudi Ario Seto (ke6 kiri) saat audiensi dengan Menteri Komdigi Meutya Hafid (keempat kanan), di Jakarta, Kamis (11/6/2026). F BNN RI via Antara
Kepala BNN RI Komjen Pol. Suyudi Ario Seto (ke6 kiri) saat audiensi dengan Menteri Komdigi Meutya Hafid (keempat kanan), di Jakarta, Kamis (11/6/2026). F BNN RI via Antara

Batampos - Badan Narkotika Nasional (BNN) RI mengharapkan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memperkuat kolaborasi melalui percepatan pertukaran informasi serta pemblokiran terhadap akun maupun situs yang terindikasi terkait kejahatan narkotika.

Bukan tanpa alasan, Kepala BNN RI Komisaris Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto mengungkap kerentanan kelompok usia produktif yang merupakan pengguna aktif internet terhadap paparan kejahatan narkotika di ruang digital.

"Jaringan narkotika telah memanfaatkan perkembangan teknologi untuk menjalankan berbagai aktivitas ilegal secara terselubung melalui media sosial, e-commerce, hingga dark web," ungkap Komjen Pol. Suyudi dalam keterangan hari ini.

Selain itu, Kepala BNN RI juga mengungkapkan adanya keterkaitan antara perjudian daring dan jaringan narkotika yang kerap beririsan dalam praktik pencucian uang.

Baca Juga: Prediksi Jerman vs Pantai Gading: Die Mannschaft Diunggulkan Lolos ke 32 Besar

Dengan demikian, ia menilai seiring berkembangnya teknologi informasi, modus operandi kejahatan narkotika turut berevolusi dengan memanfaatkan berbagai platform digital sebagai sarana promosi dan transaksi.

Merespons ancaman tersebut, Kepala BNN RI telah melakukan audiensi dengan Menteri Komdigi Meutya Hafid, di Jakarta, Kamis (11/6), guna memperkuat sinergi dalam pengawasan dan penanganan kejahatan narkotika di ruang digital.

Selain aspek pengawasan dan penindakan, Suyudi turut mendorong penguatan kolaborasi dalam bidang komunikasi publik.

Sebagai lembaga yang memiliki peran strategis dalam pengelolaan informasi dan ruang digital nasional, Komdigi diharapkan dapat mendukung upaya pencegahan narkotika melalui peningkatan kampanye edukasi serta penyebarluasan informasi mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika kepada masyarakat.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Komdigi Meutya Hafid menyambut baik inisiatif BNN dan menyatakan komitmennya untuk memperkuat koordinasi dalam penanganan konten serta situs yang berkaitan dengan kejahatan narkotika.

Baca Juga: Pelesir ke Pulau Besar, Menginap di Bayu Lestari Resort dengan Kehangatan Khas Tropis

Kemenkomdigi juga siap memfasilitasi percepatan pemblokiran terhadap akun dan situs terlarang, serta memperluas kolaborasi dalam penyebarluasan berbagai pesan edukasi mengenai bahaya narkotika kepada masyarakat.

Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen bersama untuk menjaga ruang digital dari berbagai aktivitas ilegal sekaligus meningkatkan literasi masyarakat dalam menghadapi ancaman kejahatan di dunia maya.

Ke depan, BNN dan Komdigi sepakat akan menindaklanjuti hasil pertemuan dengan memperkuat sinergi dalam menghadapi ancaman kejahatan narkotika di era digital, baik melalui pengawasan ruang siber, penanganan konten ilegal, maupun peningkatan literasi masyarakat.

Sinergi tersebut diharapkan dapat mendukung terciptanya ruang digital yang aman dari penyalahgunaan narkotika. (*)

 

Editor : Chahaya Simanjuntak
#narkotika #komdigi #bnn