batampos - Komitmen memperkuat ekosistem ekonomi dan keuangan syariah di Aceh mendorong Zurich memperbarui kantor layanannya di Banda Aceh. Pembaruan tersebut menjadi bagian dari transformasi jaringan distribusi Zurich di Indonesia sekaligus upaya memperluas akses masyarakat terhadap solusi perlindungan dan layanan keuangan yang berkualitas.
Langkah tersebut dinilai strategis mengingat Aceh memiliki posisi penting dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah (EKSyar) nasional. Aceh merupakan provinsi yang menerapkan sistem lembaga keuangan syariah sekaligus menjadi salah satu daerah percontohan pengembangan EKSyar.
Karena itu, penguatan layanan perlindungan berbasis syariah dinilai sejalan dengan kebutuhan masyarakat setempat.
Direktur PT Zurich General Takaful Indonesia Dian Wibowo mengatakan Zurich melihat pertumbuhan signifikan pada ekosistem ekonomi dan keuangan syariah di Aceh. Kondisi tersebut juga diikuti meningkatnya pemahaman masyarakat mengenai perencanaan keuangan dan pengelolaan risiko.
“Di Aceh, kami melihat pertumbuhan yang signifikan pada ekosistem ekonomi dan keuangan syariah serta pemahaman masyarakat terhadap perencanaan keuangan dan pengelolaan risiko,” kata Dian.
Menurut dia, pembaruan kantor tersebut diharapkan memberikan pengalaman layanan yang lebih nyaman sekaligus memperkuat pendampingan Zurich kepada masyarakat dalam menghadapi berbagai kebutuhan perlindungan.
Baca Juga: 2.880 Guru di Kepri Berpeluang Diangkat Jadi PNS dan PPPK Penuh Waktu
Aceh juga menjadi salah satu wilayah penting dalam inovasi Zurich, khususnya melalui pengembangan perlindungan berbasis parametrik. Pada 2022, Zurich Syariah memperkenalkan Asuransi Parametrik Indeks Cuaca Syariah bagi petani kopi di Bener Meriah.
Produk tersebut dirancang untuk membantu petani menghadapi risiko cuaca ekstrem dengan pendekatan berbasis data cuaca dan prinsip syariah.
Hingga kini, Zurich menyebut telah memberikan perlindungan kepada lebih dari 4.000 petani kopi di Aceh. Program tersebut menjadi salah satu bentuk komitmen perusahaan menghadirkan solusi perlindungan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung penguatan ekosistem ekonomi syariah lokal.
Kantor yang telah diperbarui tersebut kini menjadi sarana masyarakat untuk mendapatkan informasi dan konsultasi mengenai solusi perlindungan Zurich. Nasabah juga dapat mengakses berbagai layanan, termasuk administrasi polis dan dukungan klaim, dengan suasana pelayanan yang lebih nyaman dan modern.
Peresmian kantor tersebut turut dihadiri sejumlah mitra strategis Zurich, termasuk Danamon.
Revitalisasi kantor tidak hanya dilakukan di Aceh. Pada periode yang sama, Zurich juga melakukan pembaruan jaringan di Batam, Pontianak, dan Palembang.
Langkah tersebut merupakan bagian dari fase pertama revitalisasi jaringan Zurich secara nasional yang ditargetkan berlangsung hingga 2027. Upaya ini dilakukan untuk memperluas akses masyarakat terhadap layanan perlindungan yang berkualitas. (*)
Editor : Yofi Yuhendri