batampos – Presiden Prabowo Subianto memuji sikap politik Partai Demokrat yang dinilainya tidak mencaci maki atau melakukan provokasi ketika berada di luar kekuasaan.
Menurut Prabowo, sikap tersebut menjadi salah satu contoh bagaimana demokrasi Indonesia seharusnya berjalan. Perbedaan pilihan politik tetap dapat disertai kritik dan persaingan, tetapi hubungan antarkelompok tetap dijaga.
Hal itu disampaikan Prabowo saat menghadiri Perayaan HUT ke-25 Partai Demokrat di Jakarta, Rabu (9/9/2026)
Prabowo juga menyoroti sejumlah kesamaan perjalanan politik antara dirinya dan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Keduanya sama-sama memiliki latar belakang militer, kemudian terjun ke politik dengan mendirikan partai dan akhirnya mendapat mandat rakyat untuk menjadi presiden.
"Pernah di puncak, pernah tidak di puncak. Pernah di pemerintahan, pernah tidak. Tapi waktu tidak berkuasa Partai Demokrat tidak caci maki, Partai Demokrat tidak bakar-bakar," kata Prabowo.
Presiden kemudian mengaitkan hal tersebut dengan perjalanan politiknya sendiri. Ia mengingat kembali sejumlah kontestasi Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) yang pernah diikutinya sebelum akhirnya terpilih sebagai Presiden RI.
Prabowo tercatat mengikuti Pilpres 2009, 2014, dan 2019. Dalam tiga kontestasi tersebut, ia belum berhasil memenangkan pemilihan, tetapi tetap melanjutkan perjalanan politiknya hingga kembali maju pada Pilpres 2024.
Menurut Prabowo, pengalaman tersebut menunjukkan bahwa demokrasi tidak semestinya membuat perbedaan politik berubah menjadi permusuhan.
"Ini demokrasi Indonesia dan hari ini di panggung ini, inilah demokrasi Indonesia. Macam-macam warna, bersaing, kritik, menyampaikan saran, memberi rekomendasi, menyampaikan hal-hal yang tidak enak untuk disampaikan. Tapi tetap kita rukun, bersahabat, berkeluarga," ujarnya.
Prabowo menilai prinsip tersebut penting menjadi pegangan bagi para tokoh politik maupun masyarakat Indonesia dalam menghadapi perbedaan pandangan.
Dalam kesempatan yang sama, Prabowo menyampaikan apresiasi atas dukungan Partai Demokrat terhadap dirinya pada Pilpres 2019 dan 2024.
Ia secara khusus mengingat peran SBY yang disebutnya pernah turun langsung ke lapangan untuk berkampanye memberikan dukungan pada momentum tersebut.
"Karena kita memang punya cita-cita dan prinsip yang sama," kata Prabowo.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam suasana perayaan HUT ke-25 Partai Demokrat yang sekaligus menjadi momentum untuk menegaskan pentingnya menjaga persatuan di tengah dinamika politik nasional. (*)
Editor : Putut Ariyo