batampos - Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin bertemu Wakil Ketua Komisi Militer Pusat (CMC) China Jenderal Zhang Shengmin di Beijing, Kamis (17/9/2026). Pertemuan tersebut membahas perkembangan hubungan dan kerja sama pertahanan Indonesia-China.
Pertemuan dengan Zhang menjadi bagian dari rangkaian kunjungan kerja Sjafrie ke China setelah menghadiri Beijing Xiangshan Forum 2026.
Sjafrie menegaskan Indonesia tetap membuka ruang dialog dan kerja sama pertahanan dengan berbagai negara sesuai prinsip politik luar negeri bebas aktif.
"Kita ini negara yang berbasis kepada konstitusi, berbasis kepada kepentingan nasional, tetapi mempunyai suatu strategi politik luar negeri yang bebas aktif. Sehingga, kita open minded kepada semua negara sahabat," kata Sjafrie dalam keterangan tertulis yang diterima ANTARA di Beijing, Jumat (18/9/2026).
Menurut Sjafrie, keterbukaan tersebut dilakukan untuk memenuhi kepentingan nasional sekaligus menjawab harapan masyarakat.
Pertemuan dengan Zhang juga berlangsung di tengah dinamika perubahan kepemimpinan militer China. Zhang merupakan pejabat militer nomor dua China setelah Presiden Xi Jinping yang menjabat Ketua CMC. CMC merupakan badan komando militer tertinggi China.
Sjafrie Hadiri Beijing Xiangshan Forum
Sehari sebelumnya, Sjafrie bersama delegasi Indonesia menghadiri pembukaan Beijing Xiangshan Forum 2026 di Beijing, Rabu (16/9/2026).
Forum keamanan dan pertahanan internasional tersebut dibuka Menteri Pertahanan China Dong Jun. Tahun ini, forum mengusung tema "Build Consensus on Stability, Advance Security Governance Together" atau membangun konsensus stabilitas dan memajukan tata kelola keamanan bersama.
Dalam forum tersebut, Sjafrie menekankan pentingnya penghormatan terhadap hukum internasional dan Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), penguatan multilateralisme, penghormatan terhadap kedaulatan negara, serta penyelesaian perbedaan melalui konsultasi dan negosiasi.
"Forum ini menjadi ruang penting untuk membangun komunikasi, memperkuat rasa saling percaya, serta mendorong kerja sama konstruktif demi terciptanya lingkungan keamanan regional dan global yang damai, stabil, dan berkelanjutan," ujarnya.
ANTARA melaporkan Beijing Xiangshan Forum 2026 berlangsung pada 15-17 September dan dihadiri ratusan perwira militer, diplomat, serta akademisi dari berbagai negara.
Kerja Sama Pertahanan RI-China
Selain menghadiri forum, Sjafrie dijadwalkan melakukan sejumlah kunjungan kerja untuk memperkuat kerja sama pertahanan Indonesia dan China.
Kerja sama tersebut mencakup upaya membangun hubungan yang saling menghormati dan menguntungkan serta mendukung stabilitas keamanan kawasan.
Hubungan pertahanan kedua negara sebelumnya juga diperkuat melalui berbagai mekanisme bilateral dan multilateral. Pada Agustus 2026, Indonesia dan China menyepakati penguatan kerja sama keamanan maritim, pemberantasan kejahatan lintas negara, pengejaran buronan, pemulihan aset hasil kejahatan, serta pemberantasan penipuan telekomunikasi dan daring.
Kedua negara juga menyepakati kerja sama untuk menjaga keamanan dan kelancaran jalur pelayaran utama.
Zhang Shengmin, Jenderal Nomor Dua China
Zhang Shengmin menempati posisi wakil ketua CMC setelah menggantikan He Weidong pada Oktober 2025. Reuters melaporkan Zhang dipromosikan menjadi wakil ketua CMC pada 23 Oktober 2025 setelah He dikeluarkan dari Partai Komunis China karena kasus korupsi.
Sebelum promosi tersebut, Zhang merupakan anggota CMC dan memiliki latar belakang dalam bidang pengawasan serta pemberantasan korupsi di lingkungan militer China.
Perubahan tersebut merupakan bagian dari perombakan besar di tubuh militer China. Reuters melaporkan pada 2026 bahwa Xi Jinping dan Zhang Shengmin menjadi dua anggota CMC yang tersisa setelah sejumlah pejabat militer senior terseret penyelidikan atau tindakan disipliner.
CMC sendiri berada di bawah kepemimpinan Xi Jinping yang sekaligus menjabat sebagai pemimpin tertinggi militer China. Berbeda dengan sejumlah negara lain, Kementerian Pertahanan Nasional China lebih banyak menjalankan fungsi diplomatik dan hubungan masyarakat, sementara CMC merupakan pusat komando militer tertinggi.
Dalam konteks tersebut, pertemuan Sjafrie dengan Zhang menjadi salah satu bagian dari komunikasi tingkat tinggi Indonesia-China di bidang pertahanan, di tengah upaya kedua negara memperluas kerja sama keamanan dan menjaga stabilitas kawasan. (*)
Editor : Putut Ariyo