PT PAL dan Fincantieri Siapkan Retrofit Kapal Induk Giuseppe Garibaldi

jpg • Dipublikasikan Jumat, 18 September 2026 | 15:46 WIB
Penampakan Kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi-551 di Dermaga 107 Tanjung Priok, Jakarta, Jumat (18/9/2026). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
Penampakan Kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi-551 di Dermaga 107 Tanjung Priok, Jakarta, Jumat (18/9/2026). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

batampos - Kapal induk Giuseppe Garibaldi yang tiba di Indonesia akan menjalani proses retrofit atau modernisasi untuk menyesuaikan kemampuan kapal dengan kebutuhan operasional TNI Angkatan Laut (TNI AL).

Kepala Staf TNI AL (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali mengatakan proses retrofit akan dikerjakan PT PAL Indonesia bersama galangan kapal asal Italia, Fincantieri. Sejumlah perusahaan Italia lainnya, termasuk Leonardo, juga berpotensi dilibatkan untuk penyediaan peralatan.

"Retrofit kita akan kerja sama antara PT PAL dengan Fincantieri, dengan beberapa mungkin ada dari Leonardo juga, ada dari perusahaan lain yang Italia untuk equipment-nya," kata Muhammad Ali kepada awak media, Jumat (18/9/2026).

Kapal Giuseppe Garibaldi tiba di Dermaga 107, Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Jumat (18/9). Kapal tersebut selanjutnya akan diserahkan kepada TNI AL dan dijadwalkan berganti nama menjadi KRI Sriwijaya pada 24 September 2026.

Anggaran Retrofit Disiapkan Kementerian Pertahanan

Muhammad Ali mengatakan anggaran untuk proses retrofit telah disiapkan Kementerian Pertahanan (Kemhan). Namun, KSAL mengaku tidak mengetahui secara pasti besaran anggaran yang dialokasikan untuk pekerjaan tersebut.

"Sudah disiapkan oleh Kementerian Pertahanan. Kalau jumlahnya saya kurang tahu, silakan tanyakan ke Kementerian Pertahanan," ujar Ali.

Sebelumnya, Kemhan juga menjelaskan bahwa status hibah kapal dari pemerintah Italia tidak berarti seluruh kebutuhan pengoperasiannya tanpa biaya. Anggaran pemerintah Indonesia disiapkan untuk retrofit atau penyesuaian kapal agar sesuai dengan kebutuhan operasi TNI AL.

PT PAL Siapkan Fasilitas dan SDM

Direktur Utama PT PAL Indonesia Kaharuddin Djenod mengatakan pihaknya tengah menyiapkan fasilitas dan sumber daya manusia untuk mengerjakan retrofit Giuseppe Garibaldi.

Dalam pelaksanaannya, PT PAL akan bekerja sama dengan Fincantieri, terutama dalam penyiapan SDM dan kebutuhan teknis.

"Kami sedang persiapkan semuanya fasilitas kemudian apa namanya SDM juga bekerja sama dengan Fincantieri, kami sedang siapkan untuk melakukan refurbishment," kata Kaharuddin.

Menurut dia, hasil peninjauan langsung menunjukkan kondisi kapal masih sangat baik dan memungkinkan untuk digunakan dalam berbagai misi.

Kapal tersebut juga berpotensi mendukung operasi selain perang, termasuk misi kemanusiaan dan penanggulangan bencana seperti pemadaman kebakaran hutan dan lahan.

Sistem Kapal Akan Disesuaikan

Kaharuddin mengatakan proses retrofit bukan sekadar memperbaiki kondisi kapal, tetapi juga menyesuaikan kemampuan dan sistemnya dengan kebutuhan Indonesia.

Dalam waktu dekat, PT PAL bersama Fincantieri akan melakukan asesmen menyeluruh terhadap Giuseppe Garibaldi. Salah satu aspek yang akan diperiksa adalah sistem penggerak atau powering kapal.

Saat ini Giuseppe Garibaldi masih menggunakan gas turbine. PT PAL akan mengkaji sejumlah opsi untuk menentukan sistem yang dinilai paling sesuai dan efektif bagi kebutuhan operasional kapal di Indonesia.

Fincantieri sebelumnya juga telah menyusun proposal modernisasi Giuseppe Garibaldi untuk mengubahnya menjadi kapal yang dapat mendukung operasi helikopter dan wahana udara nirawak (UAV). Kapal sepanjang 180 meter tersebut mulai digunakan Angkatan Laut Italia pada 1985 dan ditempatkan dalam status cadangan pada 2024.

Modernisasi tersebut akan menjadi bagian penting dalam proses penyesuaian kapal sebelum Giuseppe Garibaldi sepenuhnya dioperasikan TNI AL. (*)

Editor : Putut Ariyo
Kapal Induk Giuseppe Garibaldi PT PAL Fincantieri tni al