batampos - Pemerintah membutuhkan anggaran sekitar Rp93,742 triliun untuk menggratiskan biaya pendidikan seluruh mahasiswa perguruan tinggi negeri (PTN). Angka tersebut merupakan hasil perhitungan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek).
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto mengatakan, kebutuhan anggaran tersebut diperuntukkan bagi 2.833.169 mahasiswa yang saat ini tercatat di PTN.
Cakupan pendidikan meliputi program vokasi dan akademik untuk jenjang D3, D4, serta S1.
"Terkait dengan kebutuhan anggaran untuk menggratiskan seluruh PTN kami sudah menghitung itu nilainya Rp93.742.969.840.000 untuk 2.833.169 mahasiswa yang tercatat di perguruan tinggi negeri, baik untuk vokasi maupun akademik. Jadi D3, D4, dan S1," kata Brian dalam rapat kerja bersama Komisi X DPR RI, dikutip Rabu (23/9/2026).
Namun, Brian menegaskan angka tersebut belum menjadi skema final pelaksanaan kuliah gratis di seluruh PTN.
Pemerintah masih akan membahas kebutuhan anggaran tersebut bersama Presiden Prabowo Subianto. Salah satu opsi yang tengah dipertimbangkan adalah penerapan kebijakan secara bertahap.
"Jadi nilainya sebesar itu. Ini kami akan bawa kepada rapat bersama Bapak Presiden nanti seperti apa, meskipun memang ada skenario-skenario untuk tahapan dan seterusnya," ujarnya.
Menindaklanjuti Arahan Presiden
Rencana penggratisan pendidikan tinggi negeri tersebut mencuat setelah Presiden Prabowo Subianto menyampaikan bahwa biaya pendidikan di sekolah negeri hingga universitas negeri harus digratiskan dan tidak menjadi beban masyarakat.
Prabowo menyampaikan hal itu saat menghadiri peringatan HUT ke-28 Partai Amanat Nasional (PAN) di Jakarta, Jumat (18/9/2026).
"Saya sangat setuju, saya akan segera mengadakan ratas (rapat terbatas) atau pokoknya biaya pendidikan negeri harus gratis," kata Prabowo.
Presiden juga menyinggung sumber pembiayaan untuk merealisasikan pendidikan gratis. Salah satunya berasal dari uang negara yang dikembalikan melalui pemberantasan praktik korupsi maupun pencurian.
Dengan perhitungan Kemdiktisaintek tersebut, kebutuhan anggaran untuk menggratiskan pendidikan di seluruh PTN kini telah memiliki gambaran nominal.
Namun, besaran anggaran tersebut masih merupakan hasil perhitungan kebutuhan. Keputusan mengenai skema pembiayaan, cakupan program, serta tahapan pelaksanaannya masih menunggu pembahasan lebih lanjut antara pemerintah dan Presiden. (*)
Editor : Jamil Qasim