Pendaftaran Direktur Pengelola Aset LPUK Ditutup, 67 Profesional Ikuti Seleksi

JawaPos • Dipublikasikan Kamis, 1 Oktober 2026 | 21:00 WIB

 

Erick Thohir memberikan apresiasi kepada Ketua Umum Cabor dalam memberikan dukungan kepada atlet Indonesia yang berlaga di Asian Games 2026. (Kemenpora)
Erick Thohir memberikan apresiasi kepada Ketua Umum Cabor dalam memberikan dukungan kepada atlet Indonesia yang berlaga di Asian Games 2026. (Kemenpora)

batampos - Pendaftaran Direktur Pengelola Aset dan Usaha Keolahragaan Lembaga Pengelola Usaha Keolahragaan (LPUK) Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) resmi ditutup. Seleksi terbuka yang berlangsung pada 22-29 September 2026 tersebut menjaring 67 pendaftar dari berbagai latar belakang profesional.

Para pendaftar berasal dari beragam sektor, mulai dari perbankan, properti, kesehatan, perguruan tinggi, pertambangan, hukum, media, hingga industri olahraga. Sejumlah peserta juga memiliki pengalaman di kementerian dan lembaga.

Dari total pendaftar, sembilan orang di antaranya saat ini menduduki posisi direktur di perusahaan tempat mereka bekerja.

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir menyambut positif antusiasme para profesional yang mengikuti seleksi terbuka tersebut. Menurutnya, pengelolaan aset dan pengembangan usaha keolahragaan membutuhkan sosok dengan kepemimpinan profesional serta kemampuan mengoptimalkan potensi aset secara produktif dan berkelanjutan.

“Kita ingin proses seleksi ini berjalan secara terbuka, profesional, dan berbasis kompetensi. Dengan proses yang baik dan transparan, kita berharap dapat memperoleh sosok yang memiliki kompetensi, integritas, serta kemampuan untuk membawa pengelolaan aset dan usaha keolahragaan LPUK semakin profesional dan memberikan nilai tambah bagi ekosistem olahraga Indonesia,” kata Erick dalam keterangannya, Kamis (1/10).

Direktur Utama LPUK Muhammad Oktaviandi mengatakan tingginya jumlah pendaftar dengan latar belakang yang beragam menunjukkan posisi Direktur Pengelola Aset dan Usaha Keolahragaan LPUK mendapat respons dari kalangan profesional.

“Keberagaman latar belakang dan pengalaman para pendaftar menjadi hal yang positif bagi LPUK. Selanjutnya, seluruh kandidat akan mengikuti tahapan seleksi secara terbuka dan objektif untuk memastikan proses ini dapat menjaring figur yang memiliki kapasitas manajerial, integritas, dan kemampuan yang sesuai dengan kebutuhan LPUK,” ujarnya.

Setelah pendaftaran ditutup, proses seleksi berlanjut sesuai tahapan yang telah ditetapkan. Pengumuman hasil seleksi administrasi dijadwalkan melalui laman resmi Kemenpora pada 30 September 2026.

Peserta yang dinyatakan lolos seleksi administrasi selanjutnya mengikuti Seleksi Kompetensi Manajerial dan Kompetensi Sosial Kultural pada 1-2 Oktober 2026.

Tahapan tersebut dilanjutkan dengan presentasi dan wawancara pada 5 Oktober 2026. Sementara itu, pengumuman hasil akhir seleksi dijadwalkan pada 7 Oktober 2026 melalui laman resmi Kemenpora pada kanal pengumuman.

Rangkaian seleksi tersebut merupakan bagian dari upaya LPUK mendapatkan figur yang memiliki kompetensi dan pengalaman untuk memperkuat tata kelola lembaga. Sosok yang terpilih diharapkan mampu mendukung pengembangan usaha sekaligus mengoptimalkan pengelolaan aset keolahragaan melalui LPUK. (*)

Editor : Cipi Ckandina
Pengelola Direktur aset pendaftaran