Forum Tsinghua SEA di Bali Dorong Kolaborasi Pendidikan Tinggi dan Industri

JawaPos • Dipublikasikan Rabu, 7 Oktober 2026 | 16:20 WIB
Ketua Dewan Ekonomi Nasional, Luhut Binsar Pandjaitan saat hadir saat menghadiri China-Southeast Asia Forum on Higher Education and Industry Cooperation di United In Diversity (UID) Bali Campus, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura Kura Bali. (Ist).
Ketua Dewan Ekonomi Nasional, Luhut Binsar Pandjaitan saat hadir saat menghadiri China-Southeast Asia Forum on Higher Education and Industry Cooperation di United In Diversity (UID) Bali Campus, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura Kura Bali. (Ist).

batampos - Tsinghua Southeast Asia Center (Tsinghua SEA) bersama Tsinghua University menggandeng Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) Republik Indonesia, serta Secretariat of the Organizing Committee of China-ASEAN Education Cooperation Week menggelar China-Southeast Asia Forum on Higher Education and Industry Cooperation.

Forum tersebut berlangsung di United In Diversity (UID) Bali Campus, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura Kura Bali. Kegiatan ini menjadi wadah bagi pemimpin global, pakar industri, dan akademisi untuk membahas peluang kolaborasi di bidang pendidikan, industri, inovasi, dan ekonomi.

Mengusung semangat penguatan konektivitas untuk mendukung Belt and Road Initiative (BRI), forum tersebut juga mendorong sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan sektor industri dalam menciptakan ekosistem pengembangan talenta dan riset yang lebih kuat.

Dalam pembukaan forum, Chairman of the Tsinghua University Council Prof. Qiu Yong menegaskan komitmen Tsinghua University terhadap penguatan kerja sama global.

"Tahun ini menandai peringatan 10 tahun peluncuran Global Strategy Tsinghua University. Pada 2016, Tsinghua memperkenalkan strategi global pertamanya untuk semakin memperkuat keterlibatan global Tsinghua serta membangun universitas berstandar dunia yang lebih terbuka, terintegrasi, dan tangguh," ujarnya.

Melalui Tsinghua SEA, pihaknya berharap dapat menghubungkan universitas, pemerintah, industri, dan masyarakat untuk memperkuat pertukaran talenta, pengetahuan, serta inovasi. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menjawab kebutuhan Indonesia dan kawasan Asia Tenggara sekaligus menjadi platform kerja sama jangka panjang.

Presiden United In Diversity, Tantowi Yahya, mengapresiasi kegiatan yang digelar Tsinghua University. Menurutnya, Indonesia merupakan salah satu negara dengan jumlah alumni Tsinghua University yang cukup besar.

Ia juga menyoroti sejumlah program kolaborasi yang telah dijalankan bersama kementerian di Indonesia, salah satunya Knowledge Innovation Technology Alliance (KITA). Program tersebut menggabungkan keilmuan dan kecerdasan buatan (AI) agar dapat dimanfaatkan secara lebih luas.

Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Pandjaitan turut menekankan pentingnya sinergi antara dunia akademik dan sektor industri untuk mempercepat transformasi ekonomi berbasis pengetahuan.

Menurutnya, pertukaran perspektif dalam forum tersebut menjadi momentum untuk menyelaraskan ekosistem pendidikan tinggi dan industri, termasuk dalam pengembangan talenta, penelitian, energi, serta pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Direktur Eksekutif Tsinghua Southeast Asia Center Shobi Lawalata mengatakan, kolaborasi Tsinghua SEA dan UID bersama Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) telah menjadikan UID Bali Campus sebagai Garuda Spark Innovation Hub.

Hub tersebut berperan dalam mendukung pengembangan talenta muda di bidang AI dan teknologi secara lebih luas.

"Kolaborasi ini membuka peluang yang semakin besar sekaligus memperkuat posisi Bali sebagai pusat inovasi, teknologi, dan aksi iklim," katanya.

Sebagai langkah konkret dari dialog tersebut, forum juga menjadi momentum peresmian Envision Indonesia Sustainable Development Center, Tsinghua University. Pusat tersebut merupakan hasil kerja sama dengan Envision Energy untuk mendorong pengembangan proyek infrastruktur net-zero dan pembangunan berkelanjutan.

Penandatanganan kerja sama tersebut mencerminkan komitmen dalam memperkuat riset, pertukaran akademik, pengembangan kapasitas, serta inovasi yang terhubung langsung dengan kebutuhan industri. (*)

Editor : Cipi Ckandina
pendidikan tinggi Forum Tsinghua SEA bali