Batampos - Perum Bulog Cabang Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, merenovasi dua unit gudang untuk meningkatkan kualitas fasilitas penyimpanan pangan guna menjaga mutu komoditas yang disimpan agar tetap layak konsumsi.
Pemimpin Perum Bulog Cabang Natuna Pencius Siburian mengatakan, renovasi dimulai pada April dan diperkirakan selesai pada Juli 2026 mendatang. Kedua gudang berada di Kecamatan Bunguran Barat (Sedanau) dan Kecamatan Bunguran Timur (Ranai).
Baca Juga: Pemkot Batam Biayai Iuran BPJS Kesehatan 100 Ribu Warga pada 2026
Menurut dia, kedua gudang merupakan fasilitas penyimpanan yang telah beroperasi sejak 1981 dan belum pernah menjalani renovasi.
“Pekerjaan yang dilakukan meliputi perbaikan lantai dan dinding, rangka kayu, instalasi listrik, atap, hingga pintu,” katanya.
Ia menjelaskan kondisi bangunan yang mulai menua membuat rehabilitasi dan peremajaan perlu dilakukan agar fungsi gudang tetap optimal dalam mendukung penyimpanan cadangan pangan pemerintah.
Untuk pekerjaan tersebut, Bulog mengalokasikan anggaran sebesar Rp1.505.515.000 yang terbagi dalam dua paket kegiatan. Renovasi Gudang Ranai menelan biaya Rp753.847.000, sedangkan Gudang Sedanau sebesar Rp751.668.000.
Baca Juga: 233 PMI Asal Batam Bekerja di 9 Negara Selama Januari-Mei 2026, Malaysia Masih Dominan
Selain merenovasi gudang yang ada, Bulog juga berencana menambah kapasitas penyimpanan melalui pembangunan tiga unit gudang baru pada 2026.
Ketiga gudang direncanakan dibangun di Pulau Midai, Pulau Laut, dan Pulau Serasan yang lokasinya terpisah dari ibu kota Kabupaten Natuna.
Pembangunan gudang di wilayah perbatasan bertujuan untuk memperkuat jaringan logistik pangan sekaligus menjamin ketersediaan stok beras.
“Meski dalam tahap pengerjaan, stok yang ada masih dalam kondisi aman dan terjaga dengan baik,” ujar dia. (*)
Editor : Chahaya Simanjuntak