Bupati Natuna Minta Sekolah Bebas Perundungan, Siswa Diminta Tak Takut Melapor

Antara • Dipublikasikan Sabtu, 8 Agustus 2026 | 22:01 WIB
Bupati Natuna, Cen Sui Lan didampingi Staf Khusus Bapenas, Rama Notowidigdo membahas potensi kawasan Geopark. F Kevin untuk Batam Pos
Bupati Natuna, Cen Sui Lan (kanan). F Kevin untuk Batam Pos

batampos – Bupati Natuna, Kepulauan Riau, Cen Sui Lan mengimbau seluruh sekolah di daerah tersebut menciptakan lingkungan belajar yang ramah anak dan bebas dari perundungan (bullying).

"Anak-anak harus merasa aman dan nyaman berada di sekolah. Tidak boleh ada kakak kelas yang merundung adik kelas. Semua siswa harus saling menghargai dan menjaga," kata Cen Sui Lan di Natuna, Sabtu.

Ia menegaskan tidak menoleransi segala bentuk perundungan di lingkungan sekolah, baik berupa kekerasan fisik, ucapan yang merendahkan, intimidasi, maupun tindakan lain yang dapat mengganggu kenyamanan dan perkembangan anak.

Cen Sui Lan meminta pihak sekolah, mulai kepala sekolah, guru hingga tenaga kependidikan, meningkatkan pengawasan serta membangun komunikasi terbuka dengan siswa untuk mencegah terjadinya perundungan.

Menurut dia, sekolah harus menjadi tempat yang aman bagi anak untuk belajar, mengembangkan potensi, membangun karakter, dan bersosialisasi tanpa rasa takut.

Ia juga meminta siswa yang mengalami atau mengetahui tindakan perundungan segera melapor kepada guru, wali kelas, kepala sekolah, maupun orang tua.

"Kalau ada yang membuli, segera laporkan. Jangan takut dan jangan dipendam sendiri. Sampaikan kepada guru, orang tua, atau langsung kepada saya agar bisa segera ditangani. Jangan sungkan," ujarnya.

Cen Sui Lan menegaskan setiap laporan perundungan akan ditindaklanjuti secara cepat dan tepat agar tidak menimbulkan dampak yang lebih besar bagi korban.

Pengaduan melalui SP4N-LAPOR!

Untuk memudahkan masyarakat menyampaikan pengaduan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Natuna juga menyediakan Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional (SP4N-LAPOR!).

Melalui layanan tersebut, masyarakat dapat menyampaikan keluhan maupun aspirasi terkait pelayanan pemerintah. Setiap laporan akan ditindaklanjuti dan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Pemkab Natuna menggelar rapat monitoring dan evaluasi pengelolaan pengaduan melalui SP4N-LAPOR! di Kantor Bupati Natuna, Jumat (7/8).

Rapat tersebut digelar untuk menyamakan persepsi antarinstansi dalam menindaklanjuti setiap pengaduan masyarakat serta memastikan pelayanan berjalan optimal.

"Pengelolaan pengaduan merupakan bagian penting dalam mewujudkan dan meningkatkan pelayanan publik yang transparan, responsif, dan akuntabel," tuturnya.

Melalui penguatan pengawasan di sekolah dan pengelolaan pengaduan masyarakat, Pemkab Natuna berharap berbagai persoalan, termasuk perundungan terhadap anak, dapat ditangani lebih cepat sehingga tercipta lingkungan yang aman dan nyaman bagi masyarakat.(*)

Editor : Jamil Qasim
Bebas Perundungan Siswa Diminta Tak Takut Melapor