Natuna Produksi 55.000 Benih Lele dan Nila, Dibagikan kepada Pokdakan

Antara • Dipublikasikan Senin, 14 September 2026 | 08:06 WIB
Wakil Bupati Natuna Jarmin (topi) bersama Kepala Diskan Natuna Hadi Suryanto (tengah) meninjau benih ikan di UPT Balai Benih Ikan Diskan Natuna pada Jumat (11/9/2026). ANTARA/Muhamad Nurman
Wakil Bupati Natuna Jarmin (topi) bersama Kepala Diskan Natuna Hadi Suryanto (tengah) meninjau benih ikan di UPT Balai Benih Ikan Diskan Natuna pada Jumat (11/9/2026). ANTARA/Muhamad Nurman

batampos - Dinas Perikanan (Diskan) Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, memproduksi puluhan ribu benih ikan lele dan nila untuk mendukung pengembangan budi daya perikanan air tawar sekaligus memenuhi kebutuhan kelompok pembudidaya ikan (Pokdakan).

Kepala Diskan Natuna Hadi Suryanto mengatakan produksi benih ikan air tawar pada 2026 telah melampaui target yang ditetapkan. Hingga saat ini, produksi benih lele dan nila telah mencapai lebih dari 50.000 ekor.

"Target produksi ikan air tawar lele dan nila tahun ini sudah tercapai dan lebih dari 50.000 ekor," kata Hadi saat dikonfirmasi dari Natuna, Sabtu.

Ia menjelaskan produksi tersebut berasal dari puluhan induk ikan yang seluruhnya merupakan hasil produksi lokal. Induk yang digunakan terdiri atas 31 ekor lele betina, delapan ekor lele jantan, dan 30 ekor induk nila.

Dalam proses pembenihan, Diskan Natuna menerapkan teknik pemijahan buatan dan semi buatan dengan memanfaatkan induk jantan dan betina.

Setelah mencapai ukuran yang sesuai, benih ikan disalurkan kepada Pokdakan melalui empat siklus penyaluran. Saat ini, program tersebut telah memasuki siklus ketiga.

Pada penyaluran siklus ketiga yang berlangsung Jumat (11/9), Diskan Natuna membagikan 55.000 ekor benih ikan kepada Pokdakan. Penyaluran dilakukan di Kantor Unit Pelaksana Teknis Balai Benih Ikan (UPT BBI) Dinas Perikanan Natuna.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 50.000 ekor merupakan benih ikan lele dan 5.000 ekor benih ikan nila.

"Total yang disalurkan sebanyak 55.000 ekor, 50.000 lele dan 5.000 nila," ujarnya.

Sementara itu, pada penyaluran siklus pertama dan kedua, Diskan Natuna telah membagikan lebih dari 10.000 ekor benih ikan nila kepada Pokdakan.

Penyaluran benih dilakukan berdasarkan mekanisme yang telah ditetapkan. Salah satu pertimbangannya adalah usulan yang disampaikan kelompok pembudidaya ikan.

Selain berdasarkan usulan kelompok, pengadaan dan penyaluran benih juga disesuaikan dengan ketersediaan anggaran yang dimiliki Diskan Natuna.

Untuk memperluas penerima manfaat, setiap siklus penyaluran diberikan kepada kelompok yang berbeda. Saat ini, Diskan Natuna membina 18 Pokdakan.

"Setiap siklus penyaluran diberikan kepada kelompok yang berbeda," kata Hadi. (*)

Editor : Putut Ariyo
Ikan lele benih ikan ikan nila Pokdakan natuna