batampos – MotoGP resmi menghapus sistem wildcard mulai musim 2027. Kebijakan ini berlaku untuk seluruh tim dan pabrikan tanpa pengecualian.
Dengan aturan baru tersebut, pembalap uji tidak lagi bisa tampil dalam balapan melalui jalur wildcard seperti yang selama ini digunakan.
Selama ini, kehadiran pembalap wildcard kerap dimanfaatkan tim untuk menguji motor dalam kondisi balap sekaligus membuka peluang bagi pembalap menunjukkan performa mereka.
Baca Juga: Klub Milik Presiden Prabowo Subianto Lolos ke Super League, Garudayaksa FC Juara Grup 1
Namun mulai 2027, pembalap uji hanya dapat turun lintasan jika menggantikan pembalap utama yang cedera.
MotoGP belum menjelaskan secara rinci alasan di balik kebijakan tersebut. Meski begitu, perubahan ini diprediksi akan berdampak besar pada strategi tim, terutama dalam pengembangan motor dan pembinaan pembalap.
Penghapusan wildcard juga membuat jalur pembalap menuju kontrak penuh waktu semakin sempit. Sebelumnya, status wildcard sering menjadi ajang pembuktian bagi pembalap untuk menarik perhatian tim.
Di sisi lain, kehadiran pembalap wildcard selama ini juga memberi nilai tambah bagi balapan, terutama di seri-seri tertentu yang melibatkan pembalap lokal.
Baca Juga: PASI Tanjungpinang Akui Tambah Atlet di Luar Seleksi Terbuka, Demi Kejar 13 Emas POPDA
Selain menghapus wildcard, MotoGP juga menetapkan bahwa mulai 2027 seluruh pabrikan akan memulai dengan peringkat konsesi yang sama. Sistem ini nantinya akan dievaluasi pada pertengahan musim berdasarkan performa masing-masing tim.
Sementara itu, sistem pemantauan tekanan ban tetap dipertahankan sebagai bagian dari standar keselamatan dan regulasi teknis dalam balapan.
Perubahan regulasi ini menandai babak baru MotoGP, dengan harapan menciptakan persaingan yang lebih merata dan kompetitif di lintasan. (*)
Editor : M Tahang