batampos – Masrur Amin kembali mendapat kepercayaan memimpin Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Kota Batam untuk periode 2026–2030. Ia terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Kota (Muskot) POBSI Batam yang digelar di Golden View, Bengkong, Sabtu (30/5).
Keputusan tersebut diambil setelah seluruh peserta Muskot yang memiliki hak suara sepakat memberikan dukungan kepada Masrur untuk melanjutkan kepemimpinannya selama empat tahun ke depan.
Muskot dihadiri perwakilan KONI Batam, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), pengurus POBSI Kepulauan Riau, serta para pemilik suara organisasi. Dari total 53 pemilik suara, sebanyak 35 hadir sehingga forum dinyatakan memenuhi kuorum.
Baca Juga: Fonseca Singkirkan Djokovic dari Roland Garros, Ukir Sejarah di Usia 19 Tahun
Selain menetapkan ketua baru, Muskot juga mengesahkan laporan pertanggungjawaban pengurus periode 2022–2026 yang diterima tanpa catatan.
Masrur menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang kembali diberikan kepadanya. Menurut dia, capaian organisasi selama empat tahun terakhir merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen POBSI Batam.
“Ini menunjukkan adanya kekompakan antara pengurus, atlet, pelatih, wasit, dan pengelola rumah biliar yang selama ini terus mendukung perkembangan olahraga biliar di Batam,” ujarnya.
Pada Porprov Kepri 2022 lalu, kontingen biliar Batam berhasil membawa pulang 11 medali yang terdiri dari tiga emas, dua perak, dan enam perunggu. Capaian tersebut menjadi modal untuk memasang target lebih tinggi pada ajang Porprov berikutnya.
POBSI Batam menargetkan perolehan lima medali emas, tiga perak, dan tujuh perunggu pada Porprov Kepri 2026.
Baca Juga: Digitalisasi Disdukcapil Batam Dorong Lonjakan Pencetakan KIA
Untuk mencapai target tersebut, organisasi akan memperkuat program pembinaan atlet, khususnya di kelompok usia muda, sekaligus memperluas regenerasi atlet berprestasi.
Masrur menilai perkembangan olahraga biliar di Batam dalam beberapa tahun terakhir sangat signifikan. Hal itu terlihat dari meningkatnya jumlah rumah biliar yang tergabung dalam organisasi.
Jika pada 2022 hanya terdapat delapan rumah biliar yang terdaftar, jumlah tersebut terus bertambah menjadi 24 lokasi pada 2023, meningkat menjadi 49 lokasi pada 2024, dan mencapai 56 lokasi pada 2025.
Meski sebagian tidak lagi aktif, hingga 2026 masih tercatat 38 rumah biliar aktif di Kota Batam. Sementara jumlah meja biliar yang tersebar di berbagai lokasi mencapai lebih dari seribu unit.
“Minat masyarakat terhadap olahraga biliar terus meningkat. Ini menjadi modal besar untuk mencetak atlet-atlet baru yang mampu bersaing di tingkat daerah maupun nasional,” katanya.
Ketua Pelaksana Muskot POBSI Batam, MJ Pandu, mengatakan forum musyawarah menjadi momentum penting untuk mengevaluasi program organisasi sekaligus menyusun arah pembinaan ke depan.
Baca Juga: Gillette Stadium Siap Gelar Tujuh Laga Piala Dunia 2026, Termasuk Perempat Final
Menurutnya, keberhasilan pembinaan atlet harus menjadi fokus utama agar prestasi olahraga biliar Batam terus meningkat dari tahun ke tahun.
Saat ini POBSI Batam memiliki enam atlet senior yang pernah tampil pada Porprov Kepri 2022, 12 atlet junior hasil seleksi tahun 2025, serta tiga atlet putri yang dipersiapkan untuk menghadapi berbagai kejuaraan mendatang.
Selain itu, organisasi juga terus memperkuat sektor perwasitan. Sebanyak 19 wasit telah mengikuti pelatihan dan sertifikasi, dengan 10 orang di antaranya masih aktif bertugas hingga saat ini.
Dengan kepemimpinan baru yang kembali dipercayakan kepada Masrur Amin, POBSI Batam optimistis mampu mempertahankan tren positif perkembangan olahraga biliar sekaligus meningkatkan prestasi pada Porprov Kepri mendatang. (*)
Editor : M Tahang